Page 59 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 59

BAB 2: ETIKA DAN TATA KELOLA




                   Selain itu, terdapat tugas dan tanggung jawab komite audit terkait manajemen risiko serta
                   benturan kepentingan yang mungkin berdampak terhadap pelaporan keuangan (atau korporat).


                   Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa peran dewan dalam tata kelola pelaporan
                   korporat, khususnya laporan keuangan, secara struktur ditunjukkan oleh keberadaan dewan
                   komisaris, dibantu oleh komite audit, sebagai pengawas atas proses dan produk pelaporan.
                   Sementara itu, secara mekanisme, peran dewan dalam tata kelola pelaporan korporat ditunjukan
                   oleh tugas, tanggung jawab, dan kewenangan dewan komisaris dan komite audit, serta
                   hubungan kedua organ tersebut dengan manajemen, auditor intrenal, dan auditor eksternal.


                   2.2.4  Pengungkapan dan Transparansi
                       IAI WEB VERSION
                   Secara teoritis pengungkapan dan transparansi bermanfaat untuk menurunkan informasi
                   asimetris  antara  pengurus  perusahaan  dan  pemangku  kepentingan  lainnya.  Penurunan
                   informasi asimetris tersebut terjadi karena pengungkapan dan transparansi mendorong
                   informasi yang tadinya hanya dimiliki dan diketahui oleh pengurus (manajemen) perusahaan
                   menjadi diketahui oleh publik. Penurunan informasi asimetris ini sangat penting untuk
                   menekan risiko investasi sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan likuiditas pasar. Bagi
                   perusahaan penurunan risiko investasi, biaya transaksi, dan likuditas pasar dapat menurunkan
                   biaya modal atas pendanaan yang diperolehnya.


                   Pandangan teoritis tersebut telah dibuktikan oleh berbagai penelitian empiris. Sebagai contoh,
                   Khlif, Samaha, dan Azzam (2015), menemukan bukti empiris bahwa tingkat pengungkapan
                   sukarela memiliki hubungan negatif dengan biaya modal ekuitas. Studi lain oleh Franco, Urcan,
                   dan  Vasvari (2016) menunjukkan bukti empiris hubungan negatif kualitas pengungkapan
                   segmen dengan yield obligasi.


                   Uraian teoritis dan hasil studi empiris di atas menjelaskan mengapa prinsip pengungkapan
                   dan transparansi menjadi salah satu prinsip tata kelola korporat yang sangat penting dan
                   terkait erat dengan pelaporan korporat. Uraian pada subbab 2B telah menjelaskan prinsip
                   pengungkapan dan transparansi menurut OECD yang mencakup aspek jenis informasi yang
                   diungkapkan, kualitas informasi, dan sarana penyampaian informasi.


                   Pada aspek jenis informasi, prinsip OECD menyebutkan informasi minimum yang perlu
                   diungkapkan. Informasi yang diungkapkan tidak hanya sebatas pada informasi yang bersifat
                   wajib dan keuangan. Pengungkapan informasi yang bersifat sukarela dan non-keuangan,
                   seperti informasi tata kelola, juga termasuk penerapan prinsip pengungkapan dan transparansi.


                   Pada aspek kualitas informasi, prinsip OECD menekankan pada akurasi, ketepatan waktu, dan
                   keandalan. Untuk mencapai kualitas informasi tersebut diperlukan standar/acuan pelaporan
                   yang tinggi. Keandalan informasi diyakinkan dengan kehadiran auditor yang kompeten
                   dan independen, serta standar audit yang berkualitas. Sementara itu, pada aspek sarana
                   penyampaian informasi, prinsip GCG OECD menekankan pada kemudahan akses, kecepatan,
                   kesetaraan, dengan biaya yang efisien.










 50  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  51
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64