Page 148 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 148
SISTEM INFORMASI
SISTEM INFORMASI
D
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSIAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI LEMBAR JAWABAN
2. Perbaikan dengan pengendalian aplikasi:
• Input Controls: Menerapkan validity check untuk memastikan setiap input sesuai
dengan master file (contoh: nomor pelanggan harus valid), dan completeness check
untuk memastikan field penting (seperti kuantitas dan ID pelanggan) terisi.
• Reasonableness Test: Misalnya membatasi kuantitas maksimum penjualan dalam 1
transaksi.
• Output Controls: Membuat exception reports otomatis bila terjadi data tidak wajar dan
memastikan output diverifikasi sebelum digunakan manajemen.
BAB 5.
IAI WEB VERSION
Pilihan Ganda
1. B Pembahasan: Tujuan audit Sistem Informasi adalah untuk meninjau dan menilai
efektivitas pengendalian internal yang melindungi sistem Teknik Informasi dari
gangguan, kecurangan, dan penyalahgunaan.
2. B Pembahasan: Kesalahan pemrograman dapat terjadi akibat miskomunikasi spesifikasi
sistem atau kelalaian dalam implementasi, termasuk penyisipan instruksi ilegal.
3. C Pembahasan: Audit sistem informasi menggunakan pendekatan risk-based audit,
yaitu dengan mengidentifikasi ancaman, mengevaluasi pengendalian, dan menilai
kelemahannya.
4. B Pembahasan: CAATS (Computer Assisted Audit Techniques) seperti ACL dan IDEA
digunakan untuk menyaring, menganalisis, dan menguji data dalam jumlah besar
secara efisien.
5. C Pembahasan: Salah satu tantangan dalam menggunakan AI adalah sifatnya yang “black
box” sehingga auditor sulit menjelaskan logika di balik keputusan AI.
6. C Pembahasan: Evaluasi keamanan sistem tidak mencakup aspek pemasaran. Fokusnya
adalah pengamanan perangkat keras, perangkat lunak, data, dan komunikasi.
7. C Pembahasan: Modifikasi program harus dilakukan dengan pemisahan tugas antara
pengembang dan penguji untuk menjaga objektivitas dan keamanan.
8. C Pembahasan: Untuk memastikan efektivitas pemrosesan data, auditor perlu menelusuri
kesalahan dan verifikasi koreksi atas data yang diedit.
9. C Pembahasan: Batch total digunakan untuk merekonsiliasi data input dan
memastikan bahwa seluruh transaksi diproses secara akurat dan lengkap.
10. B Pembahasan: CAATS tidak berperan dalam validitas dokumen hukum secara
langsung, melainkan dalam analisis data dan pengujian kontrol audit.
140 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 141
140
Hak Cipta

