Page 84 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 84

SISTEM INFORMASI
 SISTEM INFORMASI
 D
 DAN PENGENDALIAN INTERNALAN PENGENDALIAN INTERNAL  BAB 5: AUDIT ATAS SISTEM INFORMASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI


                     TUJUAN PEMBELAJARAN:

                     1.   Tujuan audit sistem informasi dan pendekatan yang digunakan.
                     2.   Evaluasi pengendalian internal dalam sistem informasi.
                     3.  Penggunaan software computer audit dan perannya dalam menunjang audit sistem informasi.
                     4.   Evaluasi teknologi informasi terkini untuk menunjang audit sistem informasi.



                   5.1  MEMAHAMI TUJUAN AUDIT SISTEM INFORMASI DAN
                        PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN

                   Tujuan utama audit sistem informasi adalah untuk meninjau dan menilai efektivitas
                     IAI WEB VERSION
                   pengendalian internal yang melindungi sistem TI organisasi. Dalam pelaksanaannya, auditor
                   harus memastikan enam aspek utama ini telah terpenuhi:
                   1.  Keamanan Umum: Pengamanan menyeluruh terhadap perangkat keras, perangkat lunak,
                       komunikasi, dan data agar terlindung dari akses, perubahan, atau kerusakan yang tidak
                       sah.
                   2.  Pengembangan dan Akuisisi Sistem: Audit memastikan bahwa seluruh proses pengembangan
                       dan pembelian sistem telah disetujui oleh manajemen. Auditor hanya bertindak sebagai
                       peninjau independen, tanpa terlibat langsung dalam proses pengembangan, guna menjaga
                       objektivitas.
                       •   Kesalahan umum dalam pengembangan meliputi:
                           a)  Kesalahan tidak disengaja akibat miskomunikasi spesifikasi atau kelalaian.
                           b)  Penyisipan instruksi ilegal secara sengaja ke dalam program.
                   3.  Modifikasi Program: Semua perubahan terhadap program harus melalui otorisasi dan
                       persetujuan resmi dari manajemen.

                   4.  Pemrosesan Transaksi: Audit bertujuan memastikan keakuratan dan kelengkapan seluruh
                       transaksi, file, laporan, dan catatan yang diproses melalui sistem komputer.

                   5.  Keandalan Sumber Data: Menjamin bahwa data input berasal dari sumber yang valid dan
                       telah melalui proses otorisasi yang sah.
                   6.  Penyimpanan Arsip Data: Menjamin bahwa data yang tersimpan bersifat akurat, lengkap,
                       dan terjaga kerahasiaannya.
                   Audit sistem informasi dilakukan dengan pendekatan berbasis risiko (risk-based audit), yang
                   mencakup langkah-langkah berikut:
                   1.  Identifikasi Ancaman: Mengenali potensi kesalahan atau kecurangan, baik yang disengaja
                       maupun tidak disengaja, yang dapat membahayakan sistem.
                   2.  Identifikasi Pengendalian: Menentukan pengendalian internal yang dirancang untuk
                       mencegah, mendeteksi, atau memperbaiki ancaman tersebut.
                   3.  Evaluasi Pengendalian:
                       •   Meninjau apakah pengendalian telah diterapkan sesuai rancangan,
                       •   Melakukan uji pengendalian untuk memastikan efektivitas implementasinya.
                   4.  Analisis Kelemahan Pengendalian: Menilai dampak dari kelemahan pengendalian terhadap
                       strategi audit. Bila risiko dianggap tinggi, auditor perlu mengumpulkan lebih banyak bukti
                       atau menggunakan teknik audit yang lebih ketat. Kelemahan di satu area mungkin dapat
                       dikompensasi oleh pengendalian di area lain.





 74
 74  Hak Cipta     Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        75
 Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89