Page 85 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 85
SISTEM INFORMASI
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI BAB 5: AUDIT ATAS SISTEM INFORMASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
5.3.1 Tujuan audit 1: Keamanan secara keseluruhan
Kerangka audit berbasis-risiko untuk memenuhi tujuan audit ini adalah sebagai berikut:
1. Jenis kesalahan (errors) dan kecurangan (fraud) yang mungkin terjadi dalam mengevaluasi
tujuan audit ini antara lain:
a. Pencurian piranti keras atau kerusakan piranti keras yang disengaja maupun tidak
disengaja;
b. Kehilangan, pencurian, atau akses yang tidak sah terhadap program, data dan sumber-
sumber sistem lainnya.
c. Kehilangan, pencurian atau pengungkapan yang tidak sah atas data yang sifatnya
rahasia;
IAI WEB VERSION
d. Modifikasi yang tidak sah atau penggunaan program dan arsip data secara tidak sah;
e. Gangguan atas aktivitas-aktivitas bisnis yang utama.
2. Prosedur pengendalian yang seharusnya diterapkan/ada antara lain:
a. Rencana perlindungan atau pengamanan informasi;
b. Pembatasan akses fisik terhadap peralatan komputer;
c. Pembatasan akses logis terhadap sistem dengan menggunakan pengendalian otentikasi
dan otorisasi;
d. Pengendalian atas penyimpanan data dan transmisi data;
e. Prosedur perlindungan terhadap serangan virus;
f. Prosedur pencadangan data dan pemulihan data;
g. Rancangan sistem toleransi-kegagalan;
h. Rencana untuk mengatasi kerusakan sistem;
i. Pemeliharaan pencegahan;
j. Firewall;
k. Asuransi atas kerusakan besar dan ganggungan aktivitas bisnis yang utama.
3. Prosedur audit untuk mereviu sistem, terdiri dari:
a. Inspeksi di lokasi tempat penyimpanan peralatan komputer;
b. Reviu kemanan/perlindungan informasi dan rencana untuk mengatasi kerusakan
sistem;
c. Wawancara dengan personil sistem informasi mengenai prosedur kemanan;
d. Reviu atas kebijakan dan prosedur akses fisik dan akses logis;
e. Reviu kebijakan dan prosedur pencadangan dan pemulihan arsip;
f. Reviu kebijakan dan prosedur penyimpanan dan transmisi data;
g. Reviu kebijakan dan prosdur untuk meminimalisir kegagalan sistem;
h. Reviu kontrak pemeliharaan dengan vendor;
i. Memeriksa log/catatan akses sistem;
j. Memeriksa kebijakan asuransi untuk menangani kerusakan besar dan gangguan
aktivitas bisnis utama.
4. Prosedur audit untuk mennguji pengendalian, terdiri dari:
a. Mengamati dan menguji prosedur akses ke lokasi tempat penyimpanan peralatan
komputer;
b. Mengamati penyiapan penyimpanan dan pencadangan data on-site maupun off-site;
c. Menguji prosedur pemberian dan modifikasi atas user ID dan kata kunci;
d. Menyelidiki bagaimana cara untuk mengatasi akses-akses yang tidak sah;
76 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 77

