Page 92 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 92

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                    BAB 5: AUDIT ATAS SISTEM INFORMASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI



                       c.  Memantau dan mengevaluasi prosedur penanganan arsip oleh personil operasi;
                       d.  Memantau persiapan dan penyimpanan cadangan arsip off-site;
                       e.  Verifikasi efektivitas penggunaan prosedur perlindungan atas virus;
                       f.  Verifikasi pengendalian pemutakhiran berkelanjutan dan enkripsi data;
                       g.  Verifikasi kelengkapan, keberlakuan, dan pengujian rencana pemulihan kerusakan;
                       h.  Rekonsiliasi total di arsip utama dengan total pengendalian yang dilakukan secara
                           terpisah;
                       i.   Memantau prosedur yang digunakan untuk mengendalikan konversi arsip.
                   5.  Pengendalian pengganti yang mungkin ada antara lain:
                       a.  Pengendalian pengguna dan pemrosesan data yang kuat;
                     IAI WEB VERSION
                       b.  Pengendalian keamanan komputer yang efektif.

                   5.4 MEMAHAMI PENGGUNAAN PIRANTI LUNAK COMPUTER AUDIT
                        DAN PERANNYA DALAM MENUNJANG AUDIT SISTEM INFORMASI

                   Computer Assisted Audit Techniques (CAATS) adalah perangkat lunak audit—juga dikenal
                   sebagai generalized audit software—yang dirancang berdasarkan instruksi spesifik dari auditor
                   untuk menjalankan prosedur audit secara otomatis. Dengan kata lain, CAATS mempermudah
                   atau mengotomatiskan proses audit yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dua contoh
                   perangkat lunak CAATS yang paling umum digunakan adalah Audit Command Language
                   (ACL) dan Interactive Data Extraction and Analysis (IDEA).
                   CAATS sangat efektif digunakan untuk mengaudit data dalam jumlah besar, karena mampu
                   menyaring dan mengekstrak informasi penting yang relevan bagi proses audit. Untuk
                   menggunakannya, auditor harus terlebih dahulu merumuskan tujuan audit, memahami
                   struktur  database  atau  arsip  yang  akan  diperiksa,  merancang  bentuk  laporan  audit  yang
                   diinginkan, serta menentukan metode pemrosesan data. Informasi ini kemudian dituangkan
                   ke dalam lembar spesifikasi dan diinput ke dalam sistem. Selanjutnya, program CAATS akan
                   memproses copy data perusahaan—bukan data asli—guna menghindari gangguan terhadap
                   data operasional, dan menghasilkan laporan sesuai kebutuhan audit.



                   Meskipun CAATS  dapat  meningkatkan  efisiensi,  teknologi ini tidak  menggantikan
                   profesionalisme dan penilaian auditor. Auditor tetap perlu menyelidiki temuan dalam laporan
                   pengecualian, melakukan verifikasi terhadap data sumber, serta melaksanakan pengujian dan
                   evaluasi terhadap sampel data.


                   CAATS sangat bermanfaat bagi organisasi dengan  proses bisnis yang kompleks, lokasi
                   operasional tersebar, volume transaksi besar, atau sistem informasi yang beragam. Adapun
                   fungsi utama CAATS mencakup:
                   1.  Menjalankan query terhadap database untuk menemukan catatan yang memenuhi kriteria
                       tertentu,
                   2.  Membuat, memperbarui, membandingkan, mengekspor, dan menggabungkan data,

                   3.  Menyaring, mengurutkan, dan meringkas data,
                   4.  Mengakses data dari berbagai format dan mengubahnya menjadi format standar,
                   5.  Memeriksa kualitas, kelengkapan, konsistensi, dan keakuratan catatan,






 82  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  83
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97