Page 90 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 90

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                    BAB 5: AUDIT ATAS SISTEM INFORMASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI



                       d.  Verifikasi bahwa output dari sistem aplikasi telah didistribusikan dengan benar;
                       e.  Rekonsiliasi sampel batch total dan tindak lanjut atas setiap perbedaan yang ada;
                       f.  Menelusuri kesalahan dalam sampel pengeditan data untuk memastikan adanya
                           penanganan yang tepat;
                           i)  Verifikasi akurasi pemrosesan transaksi yang sensitif;
                           ii)  Verifikasi akurasi transaksi yang dihasilkan oleh komputer;
                           iii)  Mencari kode-kode yang salah atau tidak sah dengan melakukan analisis logika
                               program;
                           iv)  Mengecek akurasi dan kelengkapan pengendalian pemrosesan dengan
                               menggunakan pengujian data;
                           v)  Memonitor sistem pemrosesan  online dengan menggunakan teknik audit yang
                     IAI WEB VERSION
                               terkini;
                           vi)  Menghasilkan kembali laporan-laporan tertentu untuk menguji akurasi dan
                               kelengkapan.
                   5.  Pengendalian pengganti yang mungkin ada antara lain:
                       Pengendalian pengguna yang kuat dan pengendalian sumber data yang efektif.


                   5.3.5  Tujuan audit 5: Sumber Data

                   Kerangka  audit berbasis-risiko  untuk mengevaluasi tujuan audit  atas pengendalian sumber
                   data terdiri dari:
                   1.  Jenis kesalahan (errors) dan kecurangan (fraud) yang mungkin terjadi dalam mengevaluasi
                       tujuan audit seperti sumber data yang tidak akurat atau tidak sah.
                   2.  Prosedur pengendalian yang seharusnya diterapkan/ada antara lain:
                       i)  Penanganan input sumber data oleh personil pengendalian secara efektif;
                       ii)  Otorisasi pengguna atas sumber data input
                       iii)  Penyusunan dan rekonsiliasi total batch control;
                       iv)  Mencatat setiap peneriman, pergerakan dan disposisi semua sumber data input;
                       v)  Verifikasi digit cek;
                       vi)  Verifikasi kunci;
                       vii) Penggunaan dokumen pengembalian;
                       viii) Pengeditan data secara rutin;
                       ix)  Reviu departemen pengguna atas daftar perubahan arsip dan ikhtisarnya;
                       x)  Prosedur yang efektif untuk mengoreksi dan memasukkan ulang data yang salah.

                   3.  Prosedur audit untuk mereviu sistem, terdiri dari:
                       a.  Reviu dokumentasi mengenai tanggungjawab fungsi pengendalian data;
                       b.  Reviu administratif dokumentasi untuk standar pengendalian sumber data;
                       c.  Reviu metode otorisasi dan memeriksa tanda tangan otorisasi;
                       d.  Reviu dokumentasi untuk mengidentifikasi langkah-langkah pemrosesan serta
                           pengendalian dan isi sumber data;
                       e.  Dokumentasi pengendalian sumber data dengan menggunakan matriks input
                           pengendalian;
                       f.  Mendiskusikan pengendalian atas sumber data dengan personil pengendalian, para
                           pengguna sistem dan para manajer.







 80  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  81
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95