Page 105 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 105

BAB 4: ASET LANCAR




                   estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
                   estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Ketika biaya perolehan lebih tinggi
                   dari nilai realisasi neto, maka persediaan tersebut diturunkan ke nilai realisasi neto. Selisih
                   antara kedua nilai tersebut diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan tersebut.


                   Nilai persediaan biasanya diturunkan ke nilai realisasi neto secara terpisah untuk setiap
                   unit dalam persediaan. Akan tetapi, dalam beberapa keadaan, penurunan nilai persediaan
                   mungkin lebih sesuai jika dihitung untuk kelompok persediaan yang serupa atau berkaitan.
                   Bahan dan perlengkapan lain (persediaan bahan baku) yang dimiliki untuk digunakan dalam
                   memproduksi persediaan tidak diturunkan nilainya dibawah biaya perolehan, jika produk jadi
                   yang dihasilkan diharapkan dapat dijual sebesar atau di atas biaya perolehan. Akan tetapi,
                       IAI WEB VERSION
                   ketika penurunan harga bahan mengindikasikan biaya produk jadi yang dihasilkan akan
                   melebihi nilai realisasi neto, maka nilai bahan tersebut diturunkan ke nilai realisasi neto.


                   Pada  periode  selanjutnya,  ketika  terjadi  perubahan  kondisi  ekonomi  yang  menyebabkan
                   terjadinya peningkatan nilai realisasi  neto, maka jumlah penurunan  nilai yang diakui
                   sebelumnya harus dibalik (terjadi pemulihan). Pembalikan tersebut dibatasi sebesar jumlah
                   penurunan nilai awal, sehingga jumlah tercatat persediaan adalah yang terendah antara biaya
                   perolehan atau nilai realisasi neto yang telah berubah. Setiap pemulihan kembali penurunan
                   nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan
                   terhadap jumlah beban persediaan pada periode pemulihan tersebut.

                   Sebagai ilustrasi penurunan nilai persediaan, asumsikan pada 31 Desember 20X4, PT ProSell
                   memiliki persediaan produk A dengan biaya perolehan sebesar Rp89.000 (rumus biaya yang
                   digunakan adalah FIFO). Estimasi harga jual produk tersebut adalah Rp100.000, estimasi
                   biaya penyelesaian Rp10.000 dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan
                   Rp15.000. Sehingga, nilai realisasi neto dari produk A tersebut adalah sebesar Rp75.000
                   (Rp100.000 – Rp10.000 – Rp15.000). Jika kita lihat, biaya perolehan produk A Rp89.000 lebih
                   besar dari nilai realisasi netonya Rp75.000, sehingga persediaan harus diturunkan menjadi
                   nilai realisasi netonya yaitu sebesar Rp75.000. Dengan demikian, PT ProSell harus mengakui
                   kerugian persediaan sebesar Rp14.000 (Rp89.000 – Rp75.000), dengan mencatat jurnal sebagai
                   berikut:


                                     Rugi penurunan nilai/BPP Rp14.000
                                          Cadangan persediaan/Persediaan Rp14.000


                   Jika pada 31 Desember 20X4, diketahui bahwa nilai realisasi neto produk A meningkat menjadi
                   Rp95.000, maka penurunan nilai yang diakui sebelumnya harus dibalik. Walaupun terdapat
                   kenaikan nilai realisasi neto sebesar Rp20.000 (Rp95.000 – Rp75.000), namun PT ProSell hanya
                   boleh mengakui pemulihan penurunan nilai sebatas penurunan nilai periode sebelumnya,
                   yaitu sebesar Rp14.000.

                   Jurnal untuk mencatat pembalikan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:

                                     Cadangan persediaan/Persediaan Rp14.000
                                          Pembalikan penurunan nilai persediaan/BPP Rp14.000






 96  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  97
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110