Page 143 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 143
BAB 5: ASET TIDAK LANCAR
Contoh biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset takberwujud
adalah imbalan kerja dan fee profesional yang muncul secara langsung untuk membawa
aset ke kondisi siap digunakan dan biaya untuk menguji apakah aset dapat berfungsi
dengan baik.
Pengakuan biaya yang menambah biaya perolehan aset takberwujud dihentikan pada saat
aset berada dalam kondisi dapat beroperasi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan
manajemen. Biaya yang terjadi dalam menggunakan atau mengembangkan selanjutnya
aset takberwujud tidak termasuk dalam jumlah tercatat aset takberwujud. Misalnya, biaya
yang dikeluarkan pada saat aset sudah siap digunakan tetapi aset belum digunakan. Biaya
tersebut tidak menambah biaya perolehan aset taberwujud, tetapi diakui sebagai beban.
IAI WEB VERSION
Jika perolehan aset takberwujud melalui pembayaran yang ditangguhkan, maka biaya
perolehan aset takberwujud adalah setara dengan harga beli secara tunai. Perbedaan
antara nilai nominal dan harga beli tunai diakui sebagai beban bunga, kecuali dapat
dikapitaslisasi sesuai dengan pengaturan dalam PSAK 223: Biaya Pinjaman.
2. Akuisisi sebagai bagian dari kombinasi bisnis
Ketika perusahaan memperoleh aset takberwujud dari kombinasi bisnis, maka aset
takberwujud diukur pada nilai wajar pada saat akuisisi. Jika aset takberwujud yang diperoleh
dari kombinasi bisnis dapat dipisahkan atau muncul dari kontrak atau hak legal lainnya,
maka terdapat informasi yang mamadai untuk mengukur nilai aset secara andal. Oleh
karena itu, kriteria kapitalisasi yang kedua terpenuhi.
Terkadang aset takberwujud yang diperoleh melalui kombinasi bisnis hanya dapat
dipisahkan bersama-sama dengan aset atau liabilitas terindentifikasi lainnya. Dalam
kondisi seperti ini, perusahaan mengakui aset takberwujud terpisah dari goodwill, namun
bersamaan dengan pos yang terkait.
3. Akuisisi melalui hibah pemerintah
Dalam beberapa kasus, perusahaan memperoleh aset takberwujud secara cuma-cuma
atau dengan nilai nominal melalui hibah pemerintah. Hal ini terjadi ketika pemerintah
memindahkan atau mengalokasikan aset takberwujud ke perusahaan, seperti hak untuk
mendarat di bandara udara atau hak beroperasi pada stasisun televisi atau radio. Perolehan
aset takberwujud melalui hibah pemerintah diakui sesuai ketentuan PSAK 220: Akuntansi
Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah. Aset takberwujud yang
diperoleh dari hibah pemerintah diakui sebesar nilai wajar. Perusahaan dapat memilih
untuk tidak mengukur aset takberwujud pada nilai wajar. Sebagai alternatifnya, aset
takberwujud diakui sebesar nilai nominal ditambah dengan seluruh pengeluaran yang
dapat diatribusikan secara langsung dalam menyiapkan aset agar dapat digunakan sesuai
dengan instensi manajemen.
4. Pertukaran aset
Ketentuan perolehan aset takberwujud melalui pertukaran aset mengacu pada pertukaran
aset nonmoneter dengan aset nonmoneter lainnya. Aset takberwujud yang diperoleh
diukur pada nilai wajar, kecuali:
(a) transaksi pertukaran tersebut tidak memiliki substansi komersial atau
(b) nilai wajar aset baik yang diterima maupun yang dilepaskan dapat tidak diukur dengan
andal.
134 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 135

