Page 144 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 144
PELAPORAN KORPORAT
Jika aset yang diperoleh tidak diukur pada nilai wajar, maka biaya perolehannya diukur
sesuai dengan jumlah tercatat aset yang dilepaskan. Perlakuan akuntansi atas pertukaran
aset takberwujud ini dapat mengacu pada transaksi pertukaran properti investasi yang
telah dibahas pada bagian aset tetap.
5. Goodwill yang dihasilkan secara internal
Perusahaan tidak dapat mengakui goodwill yang dihasilkan secara internal sebagai
aset takberwujud. Goodwill yang dihasilkan secara internal tidak dapat dipisahkan dari
aset atau liabilitas teidentifikasi lainnya. Goodwill tersebut juga bukan timbul dari hak
kontraktual atau hak hukum lainnya. Oleh karena itu, goodwill yang dihasilkan secara
internal bukan merupakan suatu sumber daya yang teridentifikasi yang dapat dikendalikan
IAI WEB VERSION
oleh perusahaan dan dapat diukur secara andal biaya perolehannya. Meskipun goodwill
merupakan selisih antara nilai wajar perusahaan dengan jumlah tercatat aset neto
teridentifikasi, namun selisih tersebut tidak dapat merepresentasikan biaya perolehan
aset takberwujud yang dikendalikan oleh perusahaan.
6. Aset takberwujud yang dihasilkan secara internal
Pengakuan aset takberwujud yang dihasilkan secara internal seringkali menemui kesulitan,
terutama dalam hal menentukan apakah telah timbul dan saat timbulnya aset teridentifikasi
yang akan memberikan manfaat ekonomik masa depan bagi perusahaan dan kesulitan
dalam menentukan biaya perolehan aset yang andal. Untuk mengatasi kesulitan tersebut,
maka PSAK 238 mengatur secara lebih detail kriteria pengakuan aset takberwujud yang
dihasilkan secara internal.
Perusahaan harus mengklasifikasikan proses dihasilkannya aset takberwujud menjadi dua
tahapan, yaitu:
(a) Tahap penelitian atau riset
Dalam tahap ini, perusahaan belum bisa menunjukkan bahwa aset takberwujud yang
sedang dikembangkan akan memberikan kemungkinan besar manfaat ekonomik masa
depan bagi perusahaan. Oleh karena itu, biaya yang dikeluarkan pada tahap penelitian
seluruhnya dibebankan pada saat terjadinya. Contoh dari biaya yang dikeluarkan dalam
tahap penelitian adalah biaya untuk pencarian alternatif bahan baku, peralatan, produk,
proses, sistem, atau jasa sampai dengan biaya untuk proses evaluasi atau seleksi final
dari bahan baku, peralatan, produk, proses, sistem, atau jasa yang akan digunakan.
(b) Tahap pengembangan
Pengeluaran di tahap pengembangan akan diakui sebagai aset takberwujud ketika
perusahaan dapat menunjukkan seluruh hal berikut ini:
1) Kelayakan teknis penyelesaian aset takberwujud sehingga dapat digunakan atau dijual.
2) Mempunyai niat untuk menyelesaikan aset takberwujud tersebut dan menggunakannya
atau menjualnya.
3) Memiliki kemampuan untuk menggunakan atau menjual aset takberwujud.
4) Bagaimana cara aset tersebut dapat menghasilkan manfaat ekonomi masa depan,
termasuk menunjukkan adanya pasar untuk output aset tersebut, atau untuk aset itu
sendiri, atau kegunaan dari aset tersebut.
136 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 137

