Page 148 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 148

PELAPORAN KORPORAT



                 5.5.2  Pengakuan dan Pengukuran

                 Pada pengakuan awal, aset biologis diakui jika memenuhi ketiga kriteria berikut ini:
                 1.  Perusahaan mengendalikan aset biologis sebagai akibat peristiwa masa lalu,

                 2.  Besar kemungkinan manfaat ekonomik masa depan yang terkait dengan aset biologis
                     tersebut akan mengalir ke perusahaan, dan
                 3.  Nilai wajar atau biaya perolehan aset boiologis dapat diukur secara andal.


                 Aset biologis diukur pada pengakuan awal sebesar nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual.
                 Di setiap akhir periode pelaporan, nilai aset biologis harus diukur kembali pada nilai wajar
                 dikurangi biaya untuk menjual pada tanggal pelaporan. Keuntungan atau kerugian yang
                       IAI WEB VERSION
                 timbul, baik pada saat pengukuran awal maupun pengukuran selanjutnya, diakui dalam laba
                 rugi pada periode terjadinya.


                 Pengukuran aset biologis sangat erat kaitannya dengan nilai wajar. Pengukuran nilai wajar
                 dapat didukung dengan melakukan pengelompokkan aset biologis sesuai dengan atribut yang
                 signifikan, seperti berdasarkan usia atau kualitas dari aset biologis. Perusahaan dapat memilih
                 atribut yang sesuai dengan atribut yang digunakan di pasar sebagai dasar penentuan harga.
                 Biaya perolehan terkadang mendekati nilai wajar aset biologis ketika salah satu kondisi berikut
                 terpenuhi:
                 1.  Sedikit transformasi biologis yang telah terjadi sejak timbulnya biaya awal, misalnya bibit
                     yang baru ditanam mendekati akhir periode pelaporan atau ternak yang baru diperoleh
                     mendekati akhir periode pelaporan, atau
                 2.  Dampak  transformasi  biologis  pada  harga  tidak  diharapkan  material,  misal  untuk
                     pertumbuhan awal dalam suatu siklus 30 tahunan dari produksi perkebunan pinus.

                 Terkadang terdapat aset biologis yang secara fisik melekat pada tanah, misal pepohonan dalam
                 hutan. Seringkali tidak tersedia harga pasar terpisah untuk aset biologis, tetapi terdapat harga
                 pasar gabungan aset biologis dengan tanah yang dilekati. Informasi tentang harga pasar gabungan
                 dapat digunakan untuk menentukan nilai wajar aset biologis dengan mengurangi nilai pasar
                 gabungan dengan nilai wajar tanah yang belum dikembangan dan pengembangan tanah.


                 Pengukuran aset biologis pada nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual sering terkendala
                 ketika perusahaan tidak mampu mengukur nilai wajar secara andal. Ketidakmampuan
                 perusahaan untuk mengukur nilai wajar secara andal harus dibuktikan dengan tidak tersedianya
                 harga kuotasi pasar dan alternatif pengukuran nilai wajar secara jelas tidak dapat diandalkan
                 pada saat pengakuan awal. Ketika kondisi ini terjadi, maka aset biologis diukur pada biaya
                 perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai.


                 Asumsi bahwa nilai wajar aset biologis tidak dapat diukur secara andal harus dibuktikan pada
                 pengakuan awal. Sebagai konsekuensinya, ketika suatu aset biologis sebelumnya telah diukur
                 pada nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, maka selanjutnya aset biologis tersebut harus
                 tetap diukur pada nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual sampai pada saat pelepasan.










                 140                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        141
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153