Page 169 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 169
BAB 5: ASET TIDAK LANCAR
2. Berikut ini adalah data bagian aset takberwujud PT Olala pada 31 Desember 20X8:
Hak Paten atas inovasi produk A Rp 90.000.000
Dikurangi akumulasi amortisasi Rp 9.000.000 Rp 81.000.000
Hak Cipta atas perangkat lunak B Rp 54.000.000
Dikurangi akumulasi mortisasi Rp 37.800.000 Rp 16.200.000
Total Rp 98.200.000
Hak Paten A diperoleh pada 2 Januari 20X8 dan memiliki umur manfaat 10 tahun. Hak
IAI WEB VERSION
Cipta B diperoleh pada 5 Januari 20X2 dan juga memiliki umur 10 tahun. Perusahaan
menggunakan metode biaya untuk mengukur seluruh aset takberwujudnya dan menghitung
amortisasi seluruh aset takberwujudnya dengan metode garis lurus. Transaksi berikut ini
memiliki pengaruh terhadap aset takberwujud selama tahun 20X9:
Membeli lisensi sebagai agen tunggal penjual mesin cetak merek ABC seharga
Rp150.000.000. Lisensi ini berlaku untuk jangka waktu 5 tahun. Selain itu, perusahaan
juga membayar biaya hukum Rp54.000.000 untuk mempertahankan lisensi ini
2 Jan
melawan pelanggaran yang dilakukan perusahaan lain yang mungkin kedapatan
menjual mesin yang sama secara ilegal selama jangka waktu 5 tahun, hingga masa
kontrak lisensi selesai.
Sejak 20 Januari perusahaan mengembangkan produk baru C dengan biaya
penelitian dan pengembangan Rp315.000.000. Biaya penelitian dalam mencari
Jan – Juni formulasi produk baru ini sebesar 40%, sisanya merupakan biaya pengembangan.
Hak paten atas produk baru C diberikan pada tanggal 1 Juli 2019, dan diperkirakan
masa manfaat dari hak paten produk C ini selama 6 tahun.
Membayar Rp 60.000.000 untuk iklan komersial untuk meluncurkan produk C ke
1 Sept
pasaran.
Diminta:
Buatlah jurnal seluruh transaksi aset takberwujud yang harus dibukukan PT Olala selama
tahun 20X9.
160 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 161

