Page 19 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 19
BAB 1: STANDAR PELAPORAN KEUANGAN
Contoh 6
PT Beruang Tbk merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di pasar modal. Perusahaan menerapkan
SAK Indonesia dalam penyusunan laporan keuangannya. Pada 31 Desember 2025 perusahaan menjadi
perusahaan tertutup yaitu PT Beruang.
Pertanyaan
Apakah PT Beruang dapat menerapkan SAK EP?
Jawaban
Perusahaan yang menerapkan SAK Indonesia tidak dapat pindah ke SAK EP walaupun saat ini menjadi
entitas tanpa akuntabilitas publik.
IAI WEB VERSION
Contoh 7
PT Kancil merupakan perusahaan manufaktur logam. Sampai akhir 2022 perusahaan menerapkan SAK
EMKM dalam penyusunan laporan keuangannya. Pada akhir 2023 penjualan tahunan mencapai Rp60
miliar, sehingga melampaui kriteria usaha menengah yaitu penjualan tahunan sampai Rp50 miliar.
Pertanyaan
Apakah perusahaan masih dapat menerapkan SAK EMKM?
Jawaban
Sejak 1 Januari 2024 perusahaan tidak dapat lagi menerapkan SAK EMKM karena tidak lagi memenuhi
kriteria usaha mikro kecil dan menengah yang diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2008. Perusahaan
dapat menerapkan SAK EP atau SAK Indonesia.
1.3. IFRS ACCOUNTING STANDARDS
Pada 1973 badan penyusun standar akuntansi keuangan dari sembilan negara yaitu Amerika
Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, dan Prancis bersepakat
untuk membentuk International Accounting Standards Committee (IASC). Struktur IASC
mencakup:
• IASC Board yaitu badan yang menyusun standar akuntansi (IAS), interpretasi, kerangka
konseptual, dan panduan akuntansi lainnya.
• Consultative Group yaitu badan penasehat yang mewakili beragam organisasi internasional
yang memiliki kepentingan terhadap akuntansi
• Standing Interpretations Committee (SIC) yaitu badan yang mengembangkan interpretasi
atas IASC Standards dengan persetujuan dari IASC Board.
• Advisory Council yaitu badan pengawas.
• Steering Committees yaitu kelompok kerja para ahli untuk permasalahan tertentu.
Standar pertama yang dihasilkan oleh IASC adalah IAS 1 Disclosure of Accounting Policies yang
diterbitkan pada 1975. Sementara interpretasi pertama yang dihasilkan oleh SIC adalah SIC 1
SIC-1 Consistency – Different Cost Formulas for Inventories yang diterbitkan pada 1997. Sampai
dengan 2000, total 41 IAS Standards yang dikeluarkan oleh IASC dan 33 SIC Interpretations
yang dikeluarkan oleh SIC.
10 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 11

