Page 209 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 209
BAB 7: INSTRUMEN KEUANGAN
Dalam menerapkan analisis arus kas yang didiskonto, entitas dapat menggunakan satu atau
lebih tingkat diskonto yang setara dengan tingkat pengembalian yang berlaku bagi instrumen
keuangan yang secara substansial memiliki syarat dan karakteristik yang sama, termasuk
kualitas kredit instrumen tersebut, sisa waktu dimana suku bunga kontraktualnya tetap, sisa
waktu pelunasan pokok, dan mata uang yang digunakan dalam pembayarannya. Piutang dan
utang jangka pendek yang tidak memiliki suku bunga yang ditetapkan dapat diukur sesuai
dengan jumlah yang terdapat pada tagihan (invoice), jika pengaruh pendiskontoannya tidak
material.
7.5. PENGHENTIAN PENGAKUAN ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS
KEUANGAN
IAI WEB VERSION
Terkait penghentian pengakuan, maka pertama-tama harus ditentukan dulu apakah penghentian
tersebut untuk bagian aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) atau
keseluruhan aset keuangan (atau kelompok aset keuangan serupa). Penghentian hanya terkait
bagian aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) apabila memenuhi
salah satu dari tiga kriteria berikut ini:
1. Bagian tersebut hanya terdiri atas arus kas dari aset keuangan (atau kelompok aset
keuangan serupa) yang diidentifikasi secara spesifik.
Contoh:
PT Bagus melakukan transaksi interest rate strip yaitu pihak lawan memperoleh hak atas
arus kas dari bunga saja, tetapi tidak berhak atas arus kas yang dari pokok instrumen
utang, maka penghentian pengakuan hanya diterapkan pada arus kas dari bunga tersebut.
2. Bagian tersebut hanya terdiri atas bagian proporsional penuh (prorata) atas arus kas dari
aset keuangan (atau kelompok aset keuangan yang serupa).
Contoh:
PT Cemara melakukan kontrak dengan pihak lain yang di dalamnya terdapat kesepakatan
bahwa pihak lain memperoleh hak 90% atas keseluruhan arus kas dari instrumen utang,
maka penghentian pengakuan diterapkan hanya atas 90% dari arus kas tersebut.
3. Bagian tersebut hanya terdiri atas bagian proporsional penuh atas arus kas dari aset
keuangan (atau kelompok aset keuangan serupa) yang diidentifikasi secara spesifik.
Contoh:
PT Tera menyepakati kontak yang di dalamnya disepakati pihak lawan memperoleh hak
90% atas arus kas dari bunga atas aset keuangan, maka penghentian pengakuan diterapkan
pada 90% dari arus kas atas bunga tersebut.
Dalam seluruh kasus lainnya, penghentian pengakuan harus diterapkan atas keseluruhan aset
keuangan (atau dari kelompok aset keuangan serupa). Contoh, ketika entitas mentransfer (i)
hak yang pertama atau terakhir atas 80% penerimaan kas yang berasal dari aset keuangan
(atau kelompok aset keuangan), atau (ii) hak 80% atas arus kas yang berasal dari kelompok
piutang, namun memberikan piutang untuk mengkompensasi pembeli untuk setiap kerugian
kredit yang mencapai 9% dari total pokok piutang, ketentuan penghentian pengakuan
harus diterapkan atas aset keuangan (atau kelompok aset keuangan serupa) tersebut secara
keseluruhan. Hal ini disebabkan oleh entitas tersebut tidak mentransfer bagian proporsional
sepenuhnya atas arus kas, melainkan mentransfer sebagian arus kas tersebut.
200 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 201

