Page 235 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 235
BAB 7: INSTRUMEN KEUANGAN
mencatat masing-masing penurunan nilai atau akun serupa yang digunakan untuk
mencatat penurunan nilai kolektif atas aset keuangan), dan tidak secara langsung
mengurangi nilai tercatat aset tersebut, PSAK 107 mensyaratkan pengungkapan rekonsiliasi
perubahan akun tersebut selama periode berjalan untuk setiap kelas aset keuangan.
6. Instrumen keuangan majemuk dengan beberapa derivatif melekat
Apabila entitas menerbitkan instrumen yang mengandung komponen liabilitas dan
ekuitas dan instrumen tersebut memiliki beberapa derivatif melekat yang nilainya saling
bergantung satu sama lain (seperti instrumen utang yang dapat dikonversi atau callable
convertible debt instrument), maka entitas harus mengungkapkan fitur tersebut.
7. Wanprestasi dan pelanggaran
IAI WEB VERSION
PSAK 107 mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan secara detail mengenai wanprestasi
atau pelanggaran atas pinjaman yang diterima (loan payable) yang diakui pada tanggal
pelaporan. Pengungkapan ini mencakup detail mengenai apakah wanprestasi telah
diselesaikan dengan cara negosiasi ulang sebelum laporan keuangan secara resmi
diterbitkan.
Laporan Laba Rugi Komprehensif
PSAK 107 mensyaratkan pengungkapan yang berkaitan dengan laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain, dimana entitas diwajibkan untuk mengungkapkan informasi
tertentu atas penghasilan, beban, keuntungan, atau kerugian, sebagai berikut:
1. Laba atau rugi neto dalam: (i) aset keuangan atau liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi. PSAK 107 mensyaratkan saldo aset keuangan atau liabilitas
keuangan yang ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada saat
pengakuan awal dipisahkan dari saldo aset keuangan atau liabilitas keuangan yang
dikategorikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan; (ii) aset keuangan tersedia untuk
dijual, yang menunjukkan secara terpisah jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui
dalam penghasilan komprehensif lain selama periode, dan jumlah yang dipindahkan dari
ekuitas ke dalam laporan laba rugi untuk periode tersebut; (iii) investasi dimiliki hingga
jatuh tempo; (iv) pinjaman yang diberikan dan piutang; dan (v) liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
2. Jumlah pendapatan bunga dan jumlah beban bunga (yang dihitung dengan menggunakan
metode suku bunga efektif) untuk aset keuangan atau liabilitas keuangan yang tidak
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi;
3. Penghasilan dan beban jasa (selain dari saldo yang diakui dalam menentukan suku bunga
efektif) yang timbul dari: (i) aset keuangan atau liabilitas keuangan yang tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi; dan (ii) kegiatan wali amanat (trust) dan fidusia (fiduciary)
yang mengakibatkan kepemilikan atau investasi aset atas nama individu, wali amanat,
program pensiun, dan institusi lain;
4. Pendapatan bunga atas aset keuangan yang mengalami penurunan nilai yang masih harus
dibayar berdasarkan PSAK 239; dan
5. Saldo kerugian penurunan nilai untuk setiap kelas aset keuangan.
226 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 227

