Page 232 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 232

PELAPORAN KORPORAT




                 Untuk tujuan pemisahan komponen liabilitas dan komponen ekuitas, PSAK  232 menetapkan
                 bahwa  penerbit  harus  lebih  dulu  menentukan  nilai  tercatat  komponen  liabilitas  dengan
                 mengukur nilai wajar liabilitas serupa yang tidak memiliki komponen ekuitas (instrumen
                 liabilitas sederhana). Perbedaan antara nilai wajar instrumen keuangan majemuk secara
                 keseluruhan dengan nilai wajar liabilitas keuangan akan dialokasikan sebagai nilai tercatat
                 komponen ekuitas.  Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui pada saat instrumen
                 majemuk diterbitkan.


                 Penerapan split accounting berdasarkan PSAK  232 akan menghasilkan beban bunga yang lebih
                 besar.  Hal ini mungkin  merupakan  salah satu  alasan  mengapa entitas enggan menerapkan
                 perlakuan split accounting untuk instrumen keuangan majemuk.
                       IAI WEB VERSION

                 Namun  demikian,  split  accounting  adalah  hal  yang  penting  untuk  dilakukan  agar  laporan
                 keuangan dapat memberikan informasi yang relevan dan dapat diandalkan.  Tanpa  split
                 accounting,  suatu  entitas  dapat  menerbitkan  instrumen  keuangan  majemuk  dengan  suku
                 bunga kupon yang sangat rendah dan memberikan kompensasi syarat-syarat konversi yang
                 sangat menguntungkan. Dengan demikian, entitas dapat menyajikan beban bunga yang
                 sangat rendah dalam laba rugi.

                 Transaksi dalam Instrumen Ekuitas Yang Diterbitkan Entitas

                 Ketika entitas membeli kembali saham yang diterbitkan sendiri, maka saham tersebut,
                 merupakan pengurang komponen ekuitas pada laporan posisi keuangan. PSAK 232 tidak
                 memperkenankan pengakuan keuntungan atau kerugian ketika entitas membeli kembali
                 instrumen ekuitas yang diterbitkannya.

                 Pada umumnya terdapat dua metode perlakuan akuntansi untuk mencatat transaksi pembelian
                 kembali saham yang diterbitkan entitas (saham treasuri), yaitu motode biaya dan metode
                 nilai nominal. Berdasarkan metode biaya, saham treasuri dicatat pada biaya perolehan dan
                 disajikan sebagai pengurang komponen ekuitas. Berdasarkan metode nilai nominal, saham
                 treasuri tersebut dicatat pada nilai nominal dan dikurangi langsung dari modal saham yang
                 diterbitkan.

                 Klasifikasi Bunga, Dividen, Keuntungan, Dan Kerugian

                 Klasifikasi bunga, dividen, keuntungan, dan kerugian harus konsisten dengan klasifikasi
                 instrumen keuangan (atau komponen instrumen keuangan) yang terkait. Sebagai contoh,
                 apabila saham preferen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, maka seluruh pembayaran
                 kepada pemegangnya akan diperlakukan sama seperti beban bunga, bukan sebagai dividen.


                 Oleh karena itu biaya pinjaman, termasuk di dalamnya amortisasi diskon atau premium,
                 diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Biaya
                 yang timbul dari komponen ekuitas  diakui sebagai pengurang langsung komponen ekuitas
                 pemegang saham.

                 Biaya  transaksi  yang  timbul  ketika  instrumen  ekuitas  diterbitkan,  selain  biaya  penerbitan
                 instrumen ekuitas yang dapat diatribusikan langsung dalam transaksi kombinasi bisnis,
                 merupakan pengurang ekuitas. Biaya yang terkait dengan instrumen keuangan majemuk akan





                 224                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak       225
   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237