Page 251 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 251
BAB 8: IMBALAN KERJA, PROVISI DAN KONTINGENSI
8.3.4 Akuntansi Untuk Program Imbalan Pasti
Akuntansi untuk program imbalan pasti memang memiliki kompleksitas yang jauh lebih
tinggi dari pada akuntansi untuk program iuran pasti. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal,
diantaranya:
1. Penghitungan estimasi manfaat yang akan diterima pekerja sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku yaitu Undang-undang Nomor 6 Tahun
2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang serta Peraturan
Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya,
Waktu Kerja, Waktu Istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja.
2. Penggunaan teknik dan perhitungan aktuaria, khususnya metode Projected Unit Credit
IAI WEB VERSION
(PUC) untuk menilai kewajiban manfaat pasti.
3. Penggunaan asumsi demografis, seperti: tingkat mortalitas, perputaran pekerja, pergantian
karyawan, pensiun dini, klaim kesehatan, dll
4. Penggunaan asumsi keuangan, berdasarkan estimasi pasar, seperti: tingkat diskonto dan
imbal hasil, gaji masa depan dan tingkat manfaat, biaya kesehatan masa depan, dll
Dari sisi pencatatan akuntansinya, beberapa akun dalam komponen Laporan Keuangan berikut
ini akan terpengaruh dengan transaksi program imbalan pasti:
1. Laporan Posisi Keuangan Aset/Liabilitas Imbalan Pasti, yang dihitung sebagai selisih
dari:
a. Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti (Present Value of Defined Benefit Obligation =
PVDBO), dengan
b. Nilai Wajar Aset Program (Fair Value of Plan Asset = FVPA) setelah disesuaikan dengan
dampak Batas atas Aset.
2. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
a. Diakui dalam Laporan Laba Rugi periode berjalan:
i. Biaya Jasa, yaitu Biaya Jasa Kini, Biaya Jasa Lalu, dan Keuntungan/Kerugian atas
Penyelesaian
ii. Bunga Neto Liabilitas (Aset) Imbalan Pasti
b. Diakui sebagai Penghasilan Komprehensif Lain (OCI) adalah komponen Pengukuran
Kembali Liabilitas (Aset) Imbalan Pasti (Remeasurement Component), yang terdiri dari:
i. Keuntungan dan Kerugian Aktuarial
ii. Imbal Hasil Aset Program yang belum diakui dalam Bunga Neto
iii. Perubahan atas dampak Batas atas Aset yang belum diakui dalam Bunga Neto
Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi Keuangan akan menyajikan nilai Aset Imbalan Pasti atau Liabilitas Imbalan
Pasti, yaitu selisih dari Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti dengan Nilai Wajar Aset Program,
setelah disesuaikan dengan dampak Batas Atas Aset.
242 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 243

