Page 288 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 288

PELAPORAN KORPORAT




                 7.  Kenaikan nilai aset tetap karena revaluasi dikenakan pajak final. Hal ini akan menyebabkan:
                     A.  Munculnya aset pajak tangguhan
                     B.  Munculnya liabilitas pajak tangguhan
                     C.  Tidak menyebabkan munculnya pajak tangguhan
                     D.  Pajak tangguhan muncul jika aset akan dijual


                 8.  Pengakuan awal aset dan liabilitas pajak tangguhan dalam kombinasi bisnis:
                     A.  Hanya akan memengaruhi laporan laba rugi konsolidasi
                     B.  Hanya akan memengaruhi laporan posisi keuangan konsolidasi
                     C.  Hanya memengaruhi laporan perubahan ekuitas konsolidasi
                     D.  Memengaruhi seluruh laporan keuangan konsolidasi
                       IAI WEB VERSION

                 9.  Berikut ini permasalahan yang dibahas dalam ISAK  225:
                     A.  Bagaimana cara menghitung aset dan liabilitas pajak tangguhan perusahaan go public
                     B.  Bagaimana entitas mencatat konsekuensi pajak atas perubahan dalam status pajak
                        entitas atau status pajak para pemegang sahamnya
                     C.  Bagaimana menghitung aset dan liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan atas
                        perubahan peraturan perpajakan
                     D.  Bagaimana entitas mencatat konsekuensi pajak atas perubahan bisnis utama
                        perusahaan


                 10.  Diantara berikut ini:
                     I.  Pendaftaran instrumen ekuitas di bursa
                     II.  Pemecahan jumlah saham (stock split)
                     III.  Pembagian dividen saham (stock dividend)
                     Contoh  perubahan  dalam  status  pajak  entitas  atau  para  pemegang  sahamnya  yang
                     dinyatakan dalam ISAK  225 adalah:
                     A.  I
                     B.  II
                     C.  III
                     D.  I, II, dan III

                 Esai
                 1.  Sebuah aset tetap memiliki biaya perolehan Rp100. Akumulasi penyusutan untuk tujuan
                     pajak Rp20 sementara akumulasi penyusutan komersial Rp30. Aset tetap tersebut dinilai
                     kembali (revaluasi) menjadi Rp150 tanpa melakukan penyesuaian untuk tujuan pajak.
                     Tarif pajak umum 30%, namun jika aset dijual melebihi biaya perolehan maka selisih
                     harga jual dengan biaya perolehan tidak dikenakan pajak.

                     Diminta:
                     Hitunglah aset atau liabilitas pajak tangguhan dari transaksi tersebut bila aset tetap akan
                     terus digunakan dan bila aset tetap akan dijual pada nilai wajar setelah revaluasi.














                 280                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        281
   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293