Page 141 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 141
SISTEM INFORMASI
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI LEMBAR JAWABAN
Jawaban Soal
BAB 1.
Pilihan Ganda
1. C Pembahasan: Sistem informasi dirancang untuk membantu pengambilan keputusan
melalui proses mengumpulkan, memproses, dan menyebarkan informasi kepada
pihak-pihak yang membutuhkan. Tanpa adanya sistem informasi, proses pengambilan
keputusan dapat menjadi lambat atau salah arah.
IAI WEB VERSION
2. C Pembahasan: Goal congruence terjadi ketika seluruh bagian dalam organisasi (subsistem)
bekerja secara harmonis dan memiliki tujuan yang saling mendukung satu sama lain
dan terhadap tujuan organisasi secara keseluruhan. Contoh: penerapan Just-in-Time
yang menyelaraskan tujuan produksi dan persediaan.
3. C Pembahasan: Pendapatan adalah hasil dari aktivitas operasional dan bukan
merupakan komponen pembentuk sistem informasi. Sementara itu, data, prosedur,
dan pengendalian internal merupakan elemen penting dalam sistem informasi.
4. B Pembahasan: Goal conflict terjadi saat dua subsistem memiliki tujuan yang bertentangan.
Produksi massal akan menambah stok, sedangkan gudang ingin mengurangi stok untuk
efisiensi ruang dan biaya. Ini adalah contoh konflik antar subsistem.
5. B Pembahasan: Informasi dikatakan relevan apabila informasi tersebut berguna untuk
pengambilan keputusan, mengurangi ketidakpastian, dan dapat mengonfirmasi atau
menyempurnakan ekspektasi sebelumnya.
6. C Pembahasan: Informasi verifiable adalah informasi yang bisa diuji atau diverifikasi
kebenarannya. Artinya, dua orang berbeda akan mendapatkan hasil yang sama jika
mereka mengikuti proses yang sama.
7. B Pembahasan: Pencurian data atau cyber attack merupakan risiko yang berhubungan
langsung dengan teknologi informasi. Oleh karena itu, termasuk dalam kategori risiko
TI yang harus dikelola dengan IT Governance.
8. B Pembahasan: Tujuan utama pengendalian internal tidak secara langsung untuk
meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Fokus utamanya adalah menjaga aset,
menghasilkan laporan yang andal, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan.
9. C Pembahasan: Akuntan bukanlah pengembang hardware atau arsitek jaringan, melainkan
pengguna sistem yang bertugas memastikan data transaksi dicatat dan dilaporkan
secara akurat dalam sistem informasi akuntansi.
10.B Pembahasan: Blockchain menyimpan data dalam blok yang saling terhubung dan tidak
dapat dimodifikasi (immutable), serta transparan bagi seluruh pengguna jaringan. Hal
ini membuatnya sangat berguna dalam audit untuk pelacakan jejak transaksi.
132 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 133

