Page 41 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 41
SISTEM INFORMASI
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI BAB 3: ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Menjelaskan tentang sistem enterprise resource planning (ERP) dan modul.
2. Menjelaskan dan menganalisis dan menganalisis keuntungan dan tantangan dalam penerapan
sistem ERP.
3. Mengevaluasi vendor dan ERP.
4. Perencanaan dan kepurusan implementasi ERP.
3.1 PENGERTIAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING DAN
IAI WEB VERSION
MODUL
Keberadaan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) pada dasarnya memberikan perusahaan
lebih dari apa yang diberikan oleh sistem informasi akuntansi, dimana sistem informasi
akuntansi hanya mampu mencatat data-data keuangan dan transaksi akuntansi. Selain data-
data keuangan dan akuntansi, perusahaan membutuhkan data-data seperti waktu dan tempat
terjadinya transaksi, yang tidak dapat dicatat oleh sistem informasi akuntansi, ERP membuat
data-data yang tidak dapat dicatat oleh sistem informasi akuntansi menjadi tercatat, dan
memungkinkan integrasi dengan sistem informasi akuntansi.
Menurut Romney (2012:36) dalam bukunya berjudul Accounting Information Systems 12th
Edition, Sistem ERP adalah suatu sistem yang mengkoordinasi dan mengatur data, proses
bisnis, dan sumber daya yang ada dalam suatu perusahaan. Sistem ERP mengumpulkan,
memproses, dan menyimpan data serta menghasilkan informasi berupa laporan-laporan yang
dibutuhkan oleh manajer untuk mengambil keputusan dan oleh pihak eksternal perusahaan
untuk menilai perkembangan perusahaan.
Hal yang perlu menjadi penekanan penting adalah:
• ERP bukan sekadar alat IT, tetapi infrastruktur bisnis digital yang menyatukan operasi,
pelaporan, dan kontrol.
• Dalam lingkup akuntansi, ERP menjadi tulang punggung Sistem Informasi Akuntansi.
• ERP meningkatkan kecepatan dan akurasi pelaporan, mengurangi redundansi data, serta
memperkuat pengendalian internal.
Enterprise Resource Planning (ERP) memungkinkan perusahaan untuk mengintegrasikan
seluruh proses bisnis ke dalam satu sistem informasi yang terpusat dan real-time. Hal ini
menciptakan keterpaduan data antar departemen, sehingga pengambilan keputusan menjadi
lebih cepat, tepat, dan akurat.
Gambaran secara umum sistem ERP yang terintegrasi adalah sebagai berikut:
32 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 33

