Page 45 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 45

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI                       BAB 3: ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)



               Di sisi lain, penerapan sistem ERP juga memiliki tantangan. Tantangan-tantangan tersebut
               antara lain sebagai berikut:
               1.  Biaya
                   Hardware,  software,  dan biaya konsultasi  dari penerapan  ERP berkisar antara $50  juta
                   sampai $500 juta. Sedang biaya upgrade dari sistem ERP dapat berkisar antara $50 juta
                   sampai $100 juta. Perusahaan berukuran medium mengeluarkan biaya antara $10 juta
                   sampai $20 juta.

               2.  Waktu yang dibutuhkan
                   Memerlukan waktu beberapa tahun untuk memilih dan mengimplementasi sistem
                   ERP keseluruhan, tergantung pada ukuran perusahaan, banyaknya modul yang
                IAI WEB VERSION
                   harus diimplementasi, jumlah customization, dan ruang lingkup perubahan. Dimana
                   mengakibatkan proyek implementasi ERP memiliki risiko kegagalan yang tinggi.

               3.  Perubahan pada proses bisnis
                   Jika perusahaan tidak ingin untuk menghabiskan waktu dan uang untuk melakukan
                   customization terhadap modul, maka perusahaan harus melakukan perubahan proses
                   bisnis agar sesuai dan dapat menerima sistem ERP yang baru akan diterapkan tersebut.
                   Kegagalan untuk dapat menyesuaikan proses bisnis dengan software ERP menjadi penyebab
                   utama kegagalan proyek implementasi ERP.

               4.  Kompleksitas
                   Hal ini berawal dari mengintegrasikan aktivitas bisnis dan sistem yang berbeda, dimana
                   masing-masing hal tersebut memiliki proses, aturan bisnis, data semantik, hirarki otorisasi,
                   dan pusat keputusan yang berbeda-beda.

               5.  Resistensi
                   Perusahaan yang memiliki banyak departemen dengan sumber daya, misi, laba dan rugi
                   yang terpisah-pisah akan merasa bahwa satu sistem yang terintegrasi hanya memiliki
                   sedikit keuntungan. Implementasi ERP juga membutuhkan pelatihan dan pengalaman
                   untuk  menggunakan  sistem  ERP  secara  efektif, dan  penolakan  atau  penentangan  dari
                   karyawan merupakan alasan utama mengapa implementasi ERP tidak sukses.
                   Merupakan hal yang tidak mudah untuk menyakinkan karyawan untuk mengubah cara
                   mereka bekerja, melatih suatu prosedur baru kepada mereka untuk dapat menguasai
                   suatu sistem baru, dan membujuk mereka untuk berbagi informasi yang sensitif.
                   Penolakan ini dapat menyebabkan masalah dengan semangat kerja, akuntabilitas, dan
                   tanggung jawab karyawan.

               3.4  PERENCANAAN DAN KEPUTUSAN IMPLEMENTASI ERP

               Penerapan ERP bukanlah hal yang mudah sehingga untuk menerapkannya diperlukan
               komitmen dari manajemen puncak, dan diperlukan analisis yang mendalam mengenai
               kesesuaian fitur pada modul ERP dengan aktivitas bisnis utama dalam perusahaan. Selain
               itu penerapan ERP pada umumnya membutuhkan konsultan karena tingkat kerumitan yang
               tinggi, dan konsultan yang berpengalaman sudah memiliki cara-cara yang dapat digunakan
               untuk mempermudah penerapan ERP. Beberapa keputusan-keputusan utama yang harus
               diambil ketika ingin mengimplementasikan sistem ERP adalah sebagai berikut:






 36  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  37
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50