Page 42 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 42
SISTEM INFORMASI
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI BAB 3: ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)
Siklus Penjualan Siklus Pembelian
Menjual Membeli
Barang atau Menerima Barang atau Membayar
jasa Pembayaran jasa
Data ERP yang
tersentralisasi dan
Siklus Produksi
terintegrasi
SDM
Siklus SDM / Penggajian
Bahan Membuat Menghitung Membayar
Baku Barang Jadi jam kerja gaji
karyawan karyawan
Mesin
General Ledger (GL) dan
Sistem Pelaporan
Menghasilkan laporan
termasuk laporan
keuangan
Penerapan sistem ERP dilakukan secara modular, artinya sistem dibangun dari berbagai modul
fungsional yang saling terhubung dan bisa diterapkan secara bertahap sesuai kebutuhan
organisasi.
Kelebihan Pendekatan Modular:
• IAI WEB VERSION
Fleksibel: Dapat memilih modul sesuai kebutuhan perusahaan.
• Bertahap: Implementasi bisa dilakukan per modul, tidak harus sekaligus.
• Terintegrasi: Semua modul berbagi database yang sama sehingga data tidak perlu diinput
ulang.
• Efisien: Minim duplikasi proses dan mempercepat pengambilan keputusan.
Secara umum modul-modul ERP dapat terdiri dari:
1. Keuangan (General Ledger/GL dan sistem pelaporan) – termasuk didalamnya untuk
mengatur GL, piutang, utang, aset tetap, anggaran, manajemen uang kas, dan
mempersiapkan laporan untuk manajer dan laporan keuangan.
2. Manajemen sumber daya manusia dan penggajian – termasuk didalamnya mengatur SDM,
penggajian, imbalan kerja, pelatihan, waktu dan kehadiran, tunjangan, dan pelaporan
untuk pemerintah seperti pelaporan pajak.
3. Siklus penjualan – termasuk didalamnya adalah memasukkan Sales Order (SO), penggiriman
barang, manajemen persediaan, menerima pembayaran atas penjualan, dan penghitungan
komisi.
4. Siklus pembelian – termasuk didalamnya adalah mengatur pembelian, penerimaan dan
pemeriksaan barang, pengeluaran biaya pembelian, serta manajemen persediaan.
5. Manufaktur atau siklus produksi – termasuk pengaturan penjadwalan produksi, BoM (Bill
of Material), WIP (work in process), QC (quality control), manajemen biaya, serta proses
manufaktur.
6. Manajemen proyek – termasuk pengaturan pembiayaan, penagihan, waktu dan biaya,
manajemen aktivitas.
34 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 35

