Page 50 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 50

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                           BAB 3: ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)



                             Tipe Scope                       Keterangan (yang harus ditentukan)
                        Scope Fisik          Mengidentifikasi tempat/lokasi dimana implementasi ERP akan dilakukan
                                             dan berapa banyak user yang akan ikut serta dalam implementasi ERP
                                             tersebut.
                        Scope BPR            Mengidentifikasikan proses yang ada sekarang yang akan didefinisikan
                        (Business            ulang, diganti, atau dihilangkan beserta user, departemen, lokasi
                        Process              perusahaan yang akan terkena dampak dari perubahan atau penghilangan
                        Reengineering)       proses tersebut.
                        Scope                Menentukan proses pada sistem ERP yang akan dipertahankan dan
                        Teknikal             yang akan diubah, juga menentukan bagian dan seberapa banyak aspek
                                             teknikal yang akan dimodifikasi pada software ERP.
                     IAI WEB VERSION
                        Scope Sumber         Menentukan besarnya waktu dan biaya yang akan dikeluarkan untuk
                        Daya                 implementasi ERP ini.
                        Scope                Menentukan modul dari software ERP yang akan digunakan dan
                        Implementasi         mempertimbangkan cara untuk dapat mengoneksikan software ERP
                                             dengan sistem yang ada sekarang ini.


                       Selain menentukan  scope di atas, hal-hal lain yang harus dilakukan pada tahapan ini
                       adalah membuat visi jangka panjang dan rencana implementasi jangka pendek yang
                       harus mendapatkan dukungan penuh dari manajemen level atas. Selain itu, pemilihan
                       dan pembentukkan struktur tim implementasi, peran dari konsultan dan sumber daya
                       manusia internal perusahaan yang terkait dengan implementasi harus terdefinisikan
                       dengan jelas dalam tahap ini. Review terhadap pilihan-pilihan vendor penyedia software
                       ERP juga harus dilakukan sehingga dapat memilih satu vendor untuk selanjutnya diadakan
                       penandatanganan kontrak.
                   2.  Tahap 2 – Analysis and Design (termasuk dalam tahap Analysis Design)

                       Pada tahap ini, setelah memilih vendor dan software ERP yang akan digunakan beserta
                       dengan pemilihan konsultan dan pembentukan tim implementasi, maka yang selanjutnya
                       dilakukan dalam rangka mendukung analisis terhadap user requirements adalah melakukan
                       analisis gap yakni membandingkan fungsi yang disediakan oleh sistem ERP dengan proses
                       operasional yang dibutuhkan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Menggunakan
                       hasil dari analisis gap ini, tim implementasi harus mampu untuk membuat daftar proses
                       yang akan ditambahkan pada proses yang ada sekarang untuk menunjang performa
                       software ERP yang akan digunakan dan bagian yang akan dimodifikasi pada  software
                       tersebut. Juga, analisis gap ini dapat digunakan sebagai dasar membuat rancangan user

                       interface bagi bagian yang dimodifikasi pada software ERP, rancangan strategi manajemen
                       perubahan, rencana konversi data dan sistem serta rencana untuk pelatihan dan eksekusi
                       implementasi ini. Hal lain yang harus dilakukan pada tahap ini adalah menentukan
                       strategi implementasi ERP yakni implementasi dengan cara vanilla atau chocolate (yang
                       akan dijelaskan lebih detail pada sub bagian selanjutnya). Akhir tahap ini, biasanya tim
                       implementasi dapat membuat prototype implementasi software ERP ini, yakni salah satu
                       contohnya dengan mengimplementasikan/menginstall software ERP tersebut pada server
                       lokal untuk percobaan.










 40  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  41
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55