Page 170 - Modul CAFB Subyek Bisnis dan Ekonomi
P. 170
aspek non-teknis dari calon manajer. Menilai kemampuan seseorang untuk
beadaptasi dengan budaya lebih sulit dan harus dilakukan melalui beberapa cara.
Sebagian besar perusahaan menggunakan kombinasi tes (seperti tes kepribadian
dan bakat) dan wawancara dalam proses seleksi mereka.
Pertimbangan penting lainnya adalah motivasi dan minat dari calon manajer untuk
penugasan global. Beberapa manajer mungkin tertarik dengan penugasan global,
karena berpikir tentang tinggal di luar negeri atau karena mereka melihat
pengalaman yang akan didapat akan berguna bagi karir mereka ke depan. Manajer
yang lain menolak penugasan global, terutama ke negara yang secara budaya jauh
berbeda dengan budayanya. Karena kegagalan keluarga untuk menyesuaikan
dengan budaya baru adalah menjadi salah satu penyebab utama kegagalan
ekspatriat, maka sebagian besar perusahaan juga mempertimbangkan motivasi
keluarga dan minatnya atas penugasan global.
Karena adanya risiko kegagalan ekspatriat, perusahaan kadang menggunakan
DOKUMEN
sumber daya yang besar untuk proses seleksi dan pelatihan. Selain menggunakan
tes kepribadian dan wawancara, perusahaan menggunakan psikolog untuk
membantu menilai calon dan juga mempelajari tentang keluarga calon.
IAI
Beberapa perusahaan global menekankan tidak hanya pada seberapa jauh seorang
calon manajer akan beradaptasi dengan budaya luar tetapi juga seberapa jauh calon
manajer akan cocok/melebur dengan budaya tersebut.
(c) Isu ekspatriasi dan repatriasi
PCN yang mendapat penugasan global dalam periode yang lama akan menghadapi
tantangan akulturasi yang besar. Bekerja dan mengatasi suatu budaya asing dapat
mengarah pada culture shock, suatu fenomena psikologis yang dapat mengarah
pada perasaan takut, tidak berdaya, mudah marah dan disorientasi. Culture shock
akan mengurangi efektivitas dan produktivitas ekspatriat, sehingga perusahaan
global telah mengembangkan berbagai strategi untuk mengurangi dampaknya.
Salah satu solusinya adalah dengan menyediakan ekspatriat dan keluarganya
dengan pelatihan bahasa dan budaya sebelum keberangkatan mereka, sehingga
mereka dapat lebih baik dalam beradaptasi dan mengantisipasi penyesuaian
budaya. Selain itu, perusahaan juga mungkin dapat membuat penugasan global
yang pertama relatif singkat dan memastikan bahwa ekspatriat memahami peran
setiap penugasan terhadap karirnya.
164