Page 143 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 143
MANAJEMEN PERPAJAKAN
9.3 MEMILIH METODE PERSEDIAAN
Menurut UU Pajak Penghasilan pasal 10 ayat (6), ada dua metode yang dapat digunakan oleh
Wajib Pajak dalam menilai persediaan barang dan pemakaian persediaan untuk menghitung
harga pokok penjualannya yaitu first in first out (mendahulukan persediaan yang diperoleh
pertama) dan weighted average (merata-ratakan nilai persediaan).
Masing-masing metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ketika Wajib
Pajak telah memilih salah satu metode di atas dalam menilai persediaannya, Wajib Pajak
tersebut harus konsisten dengan pilihannya.
IAI WEB VERSION
Perbandingan Metode First In First Out dan Weighted Average
Data Perusahaan ABC pada tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Quantity Price Total
Saldo Awal Kas Rp 7.000.000
Saldo Awal Laba Ditahan Rp 10.000.000
Saldo Awal Persediaan 4.000 Rp 3.000 Rp 12.000.000
Pembelian 6.000 Rp 4.000 Rp 24.000.000
Penjualan 5.000 Rp 12.000 Rp 60.000.000
Beban Operasi Rp 10.000.000
Pajak 22%
Perhitungan Harga Pokok Penjualan untuk masing-masing metode adalah sebagai berikut:
Harga Pokok Penjualan - FIFO
Quantity Price Total
Penjualan 5.000
Saldo Awal Persediaan 4.000 3.000 12.000.000
Pembelian 1.000 4.000 4.000.000
Harga Pokok Penjualan 16.000.000
Harga Pokok Penjualan - Average Method
Quantity Price Total
Saldo Awal Persediaan 4.000 3.000 12.000.000
Pembelian 6.000 4.000 24.000.000
Total 10.000 36.000.000
Biaya Per Unit 3.600
Harga Pokok Penjualan 5.000 3.600 18.000.000
134 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak

