Page 145 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 145

MANAJEMEN PERPAJAKAN



                   1.  Perbandingan Metode Garis Lurus dan Saldo Menurun

                       Data Aset Perusahaan ABC adalah sebagai berikut:
                       Jenis Harta           :  Mesin
                       Tanggal Pembelian     :  1 Januari 2024
                       Harga Perolehan       :  Rp250.000.000
                       Masa Manfaat Fiskal  :  8 tahun (Kelompok 2)

                       Perhitungan  Biaya  Penyusutan  Metode  Garis  Lurus  dan  Saldo  Menurun  adalah  sebagai
                       berikut:

                                    Penyusutan Fiskal                            Efisiensi PPh (25%)
                       IAI WEB VERSION
                          Tahun        MGL             MSM             MGL             MSM          Perbedaan
                          2018      31.250.000      62.500.000       7.812.500      15.625.000       7.812.500

                          2019      31.250.000      46.875.000       7.812.500       11.718.750     3.906.250
                          2020      31.250.000      35.156.250       7.812.500      8.789.063        976.563
                          2021      31.250.000      26.367.188       7.812.500       6.591.797      (1.220.703)
                          2022      31.250.000       19.775.391      7.812.500      4.943.848       (2.868.652)
                          2023      31.250.000       14.831.543      7.812.500      3.707.886       (4.104.614)

                          2024      31.250.000       11.123.657      7.812.500       2.780.914      (5.031.586)
                          2025      31.250.000      33.370.972       7.812.500       8.342.743       530.243

                        Notes
                        MGL: Metode Garis Lurus
                        MSM : Metode Saldo Menurun


                       Apabila ditinjau berdasarkan tabel di atas, maka dapat terlihat bahwa untuk tiga tahun
                       pertama, Metode Saldo Menurun menyebabkan beban penyusutan yang jauh lebih besar
                       dibandingkan dengan Metode Garis Lurus yang berdampak pada lebih kecilnya jumlah
                       laba bersih yang dihasilkan dan lebih kecilnya beban pajak yang ditanggung oleh Wajib
                       Pajak dibandingkan dengan Metode Garis Lurus. Penggunaan metode saldo menurun
                       dapat membantu Wajib Pajak dalam menghemat pajak di tahun-tahun awal.


                   9.5  DEBT TO EQUITY RATIO (DER)

                   Rasio Debt-to-equity (DER) digunakan untuk mengevaluasi leverage keuangan perusahaan dan
                   dihitung dengan membagi total kewajiban perusahaan dengan ekuitas pemegang sahamnya.
                   DER merupakan ukuran penting dalam keuangan perusahaan. DER mengukur sejauh mana
                   perusaahaan membiayai operasinaya dengan hutang alih-alih dari sumber daya mereka
                   sendiri. DER adalah salah satu jenis gearing ratio.


                   Perbandingan Hutang dengan Modal saat ini diatur dengan PMK-169/PMK.03/2015 dengan
                   peraturan pelaksanaan PER-25/PJ/2017, dimana perbandingan hutang dengan modal diatur
                   maksimal 4 : 1, jika melebihi 4 : 1 maka biaya pinjaman sesuai proporsi atas perbandingan
                   kelebihannya dilakukan koreksi fiskal positif.








                    136                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150