Page 48 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 48
BAB 3: PEMILIHAN SUMBER PEMBIAYAAN
mitra dalam persekutuan atau pemilik dari perusahaan terbatas, bersama dengan penerbitan
saham modal (capital stock) oleh perusahaan. Untuk selanjutnya, selalu hanya saham biasa
yang diterbitkan. Pemilik saham biasa seringkali memiliki kontrol suara (voting control) dari
perusahaan, dan mereka mempunyai keuntungan (dan kerugian) dari memiliki kepemilikan
sisa (residual ownership). Sebagai contoh, pembayaran kepada pemegang saham biasa
dilakukan hanya setelah semua permohonan pembiayaan eksternal lain dibayarkan. Semua
yurisdiksi membolehkan dividen dibayarkan hanya diluar penerimaan bersih dan melalui
kebijakan dari manajemen.
Pemilik saham istimewa selalu tidak mempunyai hak suara (voting right) tetapi mereka harus
IAI WEB VERSION
dibayar pada jumlah dividen tertentu, dimana dihitung sama dengan bunga. Sekuritas hybrid
(Hybrid Securities) adalah beberapa kombinasi di atas, yang biasanya dalam bentuk utang
yang dapat dikonversi menjadi modal.
Dalam perencanaan strategis, manajer mencari struktur modal optimal dalam jangka
panjang. Perpaduan optimal dari utang dan modal untuk organisasi tergantung dari
tujuan perusahaan. Untuk organisasi nirlaba, utang dapat dicegah untuk menjamin
kelangsungan program selama penurunan ekonomi, dimana dapat mengurangi kontribusi
yang tidak diharapkan. Sama halnya, seperti organisasi yang berorientasi keuntungan,
perpaduan utang atas modal yang dicari oleh manajemen adalah satu yang memaksimalkan
ekuitas pemilik. Ini adalah fungsi dari risiko dan pengembalian yang diharapkan. 5
Untuk bentuk paling umum dari bisnis, perusahaan, tujuannya adalah meningkatkan nilai
pemegang saham. Jika saham perusahaan secara publik diperjualbelikan, teori keuangan saat
ini – seperti model harga barang modal (Capital Asset Pricing Model) mengindikasikan bahwa
harga pasar yang mereka perdagangkan secara implisit diperhitungkan atas kedua risiko dan
pengembaliannya. 6
Dalam menambah pemilihan waktu, aspek nilai waktu dari keuntungan pajak adalah penting dalam
keputusan struktur modal. Untuk para investor, pemilihan waktu pembayaran dapat direkayasa
sehingga pembayaran dilakukan dalam meminimalisasi pajak. Dividen dapat dibayarkan ketika
tarif pajak menurun, atau dividen terbatas dapat dibayarkan, sehingga pengembalian saham
dilakukan dalam rangka pemberian penghargaan. Dengan demikian, pajak ditunda dan kemudian
ditransformasi ke dalam penghasilan dari keuntungan modal yang dipajaki dengan tarif rendah. 7
Para investor bebas pajak dapat menginginkan distribusi saat ini, seperti dividen, untuk
menunda arus kas (seperti, menunggu untuk menjual saham dihargai untuk mentransformasi
penghasilan menjadi keuntungan modal (capital gain). Mereka juga dapat mengabaikan kepada
bunga terhadap dividen. Jika perusahaan mengetahui bahwa para kliennya dapat dibebaskan
pajak, perusahaan dapat menerbitkan utang atau ekuitas berdasarkan kebutuhannya, tanpa
memperhatikan status pajak dari investor. 8
5 Karayan dan Swenson,”Strategic Business Tax Planning”, Willey (2006), hal. 130
6 Karayan dan Swenson,”Strategic Business Tax Planning”, Willey (2006), hal. 131
7 Karayan dan Swenson,”Strategic Business Tax Planning”, Willey (2006), hal. 141
8 Karayan dan Swenson,”Strategic Business Tax Planning”, Willey (2006), hal. 142
Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 39

