Page 56 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 56

BAB 3: PEMILIHAN SUMBER PEMBIAYAAN



                      Menurut Duncan, hybrid financial insruments didefinisikan sebagai instrumen keuangan yang
                      memiliki karakteristik ekonomi yang tidak konsisten, baik secara parsial maupun keseluruhan
                      terhadap bentuk legalnya. Sementara itu, OECD mendefinisikan hybrid financial instruments
                      sebagai instrumen keuangan yang diklasifikasikan berbeda diantara negara-negara yang terlibat
                      dalam transaksi instrumen tersebut, misalnya sebagai pinjaman di satu negara dan sebagai
                                                12
                      modal di negara lainnya.  Contoh hybrid financial instruments yang sering ditemui, antara
                      lain:  saham preferen (preference shares),  silent partnerships,  shareholder  loan, participation
                      bonds, convertible bonds, warrant bonds, dan profit participation loans.


                      Sebagai ilustrasi , berikut ini adalah contoh transaksi yang menggunakan skema  hybrid
                                       13
                       IAI WEB VERSION
                      financial instrument:
                      Subjek  Pajak  Dalam  Negeri  (“SPDN”)  Perusahan  di  Negara  B (“B  Co”) dibiayai  oleh  SPDN
                      Perusahaan di Negara A dengan instrumen yang dikualifikasi sebagai ekuitas di Negara A
                      tetapi sebagai utang di Negara B. Jika pembayaran saat ini dilakukan berdasarkan instrumen,
                      maka terdapat beban bunga yang dapat dikurangkan untuk B Co berdasarkan hukum pajak
                      Negara B. Penerima penghasilan di negara A menerima dividen yang diperlakukan sebagai
                      dividen yang dibebaskan untuk tujuan perpajakan Negara A.

                                              Gambar 1. “Pengurangan/Tanpa Memasukan
                                          (No Inclusion) dengan Hybrid Financial Instrument




                                                          A Co







                                                                   Instrumen Hybrid:
                                                                   Injeksi ekuitas untuk tujuan perpajakan
                                                                   di negara B Co Hutang untuk tujuan
                                                                   perpajakan di negara A;




                                                          B Co





                      Akibatnya, pengurang bersih muncul di negara B tanpa memasukan pendapatan yang sesuai
                      di negara A. Hasil yang sama juga dapat dicapai melalui penggunaan entitas hybrid (misalnya
                      jika entitas diperlakukan sebagai non-transparan di negara di mana ia diselenggarakan
                      membuat pembayaran dikurangkan untuk para pemegang saham, yang negaranya tinggal
                      memperlakukan entitas asing sebagai transparan (unit tidak kena pajak) sehingga mengabaikan
                      pembayaran untuk tujuan pajak) dan transfer hybrid (misalnya jika dua perusahaan masuk ke
                      dalam penjualan dan pembelian kembali kesepakatan pengalihan saham dari special purpose



                      12   OECD, Hybrid Mismatch Arrangements – Tax Policy and Compliance Issues (OECD Publishing: Paris, 2012), 7.
                      13   OECD, Hybrid Mismatch Arrangements – Tax Policy and Compliance Issues (OECD Publishing: Paris, 2012), 8-9.





                      Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        47
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61