Page 65 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 65

MANAJEMEN PERPAJAKAN



                   4.3 SPIN-OFF

                   Spin-Off  adalah ketika perusahaan induk mengubah sebuah divisi menjadi entitas terpisah
                   kemudian mendistribusikan saham dalam entitas ini kepada pemegang saham induk (Ross,
                   et al. 2019).  Spin-offs berbeda dengan penjualan sebuah divisi setidaknya dalam dua cara.
                   Pertama, perusahaan induk tidak menerima kas dari  spin-offs: saham dikirim secara gratis
                   kepada pemegang saham. Kedua, pemegang saham awal divisi spin-off sama dengan pemegang
                   saham induk. Sebaliknya, pembeli dalam divestasi kemungkinan besar adalah perusahaan
                   lain. Namun, karena saham divisi tersebut diperdagangkan secara publik setelah  spin-off,
                   identitas pemegang saham akan berubah seiring dengan berjalannya waktu.

                       IAI WEB VERSION
                   Setidaknya ada empat alasan yang umumnya diberikan untuk  spin-off. Pertama, seperti
                   halnya divestasi,  spin-off dapat meningkatkan fokus perusahaan. Kedua, karena divisi yang
                   spin-off sekarang diperdagangkan secara publik,  Securities and Exchange Commission/OJK
                   memerlukan informasi tambahan untuk disebarluasakan, sehingga investor dapat  merasa
                   lebih mudah dalam menilai induk dan anak perusahaan setelah spin-off. Ketiga, perusahaan
                   sering memberikan kompensasi kepada eksekutif dengan pembagian saham selain dengan
                   uang tunai. Saham bertindak sebagai insentif, kinerja yang baik dari manajer mengakibatkan
                   naiknya harga saham. Akan tetapi, sebelum spin-off, eksekutif hanya dapat menerima saham
                   dari  perusahaan  induk.  Jika  ukuran  divisi  relatif  kecil  terhadap  seluruh  perusahaan,  maka
                   pergerakan harga saham induk tidak terkait dengan kinerja manajer divisi daripada kinerja
                   seluruh perusahaan. Oleh karena itu, manajer divisi akan melihat sedikit hubungan antara
                   usaha mereka dengan kenaikan harga saham. Tetapi setelah spin-off, manajer dapat diberikan
                   saham di anak perusahaan.


                   Upaya manajer harus berdampak langsung pada pergerakan harga saham anak perusahaan.
                   Keempat, konsekuensi pajak dari  spin-off pada umumnya lebih baik dari penjualan karena
                   perusahaan induk tidak menerima kas dari kegiatan spin-off.

                   4.4 Bentuk Lain Dari Akuisisi

                   Terdapat dua bentuk lain dari akuisisi yaitu acquisition of stock dan acquisition of assets.

                   •   Acquisition of Stock
                       Cara kedua untuk mengakuisisi perusahaan lain adalah dengan membeli  voting stock
                       perusahaan dengan kas,  shares of stock, atau sekuritas lain (Ross, et al. 2019). Proses
                       tersebut dapat dimuali dengan penawaran secara privat dari manajemen suatu perusahaan
                       ke perusahaan lainnya. Pada waktu tertentu, penawaran dibawa langsung ke pemegang
                       saham perusahaan penjual, seringkali dengan penawaran tender. Penawaran tender
                       adalah penawaran publik untuk membeli saham pada perusahaan yang dituju. Dibuat
                       secara langsung oleh satu perusahaan kepada pemegang saham dari perusahaan lainnya.
                       Penawaran dikomunikasikan kepada pemegang saham perusahaan yang diumumkan
                       secara publik seperti iklan di surat kabar. Terkadang, surat umum juga digunakan dalam
                       penawaran tender.










                    56                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70