Page 133 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 133
BAB 5: ASET TIDAK LANCAR
Contoh 5.4 – Perolehan Awal Aset Tetap:
PT QQQ membeli sebidang tanah yang akan digunakan sebagai kantor pusat yang baru. Harga beli
tanah tersebut adalah Rp2,5 miliar. Biaya yang harus dibayarkan PT QQQ terkait dengan perolehan
tanah tersebut adalah biaya notaris untuk pengurusan surat-surat tanah sebesar Rp80 juta dan
pajak-pajak yang tidak bisa dikreditkan sebesar Rp125 juta. Karena di atas tanah tersebut terdapat
bangunan lama, maka PT QQQ harus merobohkan bangunan tersebut agar tanah siap dibangun. Biaya
pembongkaran bangunan Rp20 juta. Puing-puing hasil pembongkaran bangunan lama laku terjual
dengan harga Rp5 juta. PT QQQ hanya boleh menggunakan tanah tersebut selama 20 tahun. Di akhir
tahun ke-20, tanah harus dikembalikan kepada pemerintah dan PT QQQ harus merobohkan bangunan
di atas tanah tersebut dan membangun taman kota di atas tanah tersebut. Perkiraan biaya untuk
merobohkan bangunan dan membangung taman kota di akhir tahun ke-20 adalah Rp600 juta. Tingkat
IAI WEB VERSION
diskonto yang digunakan PT QQQ adalah 10%.
Biaya perolehan tanah meliputi:
Harga perolehan
Harga beli 2.500.000.000
Pajak-pajak yang tidak bisa dikreditkan 125.000.000
Total harga perolehan 2.625.000.000
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan tanah
Biaya notaris 80.000.000
Biaya pembongkaran bangunan lama
(setelah dikurangi hasil penjualan puing-puing bangunan) 15.000.000
Total biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan tanah 95.000.000
Dismantling cost 89.184.000
(PV single sum (10%, 20) dari 600 juta = 0,14864 x 600 juta)
Total biaya perolehan 2.809.184.000
Jurnal yang dibukukan PT QQQ pada saat perolehan tanah:
Dr. Tanah 2.809.184.000
Cr. Kas 2.720.000.000
Cr. Provisi – Dismantling cost 89.184.000
124 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 125

