Page 153 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 153
BAB 5: ASET TIDAK LANCAR
Pada 1 Januari 20X2 perusahaan belum mengakui hibah yang diterima karena syarat pertama
pengakuan hibah belum terpenuhi, yaitu adanya keyakinan yang memadai terkait dengan pemenuhan
kewajiban yang melekat pada hibah tersebut. Bukti bahwa PT ENL akan memenuhi kewajiban yang
dipersyaratkan diperoleh pada 1 Maret 20X2, maka hibah baru diakui pada 1 Maret 20X2 pada nilai
wajarnya. Berikut jurnal yang dibuat pada 1 Maret 20X2 adalah sebagai berikut:
1 Maret 20X2 – Perolehan Hibah Pemerintah
Dr. Tanah 2.100.000.000
Cr. Pendapatan Ditangguhkan 2.100.000.000
Pendapatan ditangguhkan akan diamortisasi pada periode dimana beban terkait dengan pemenuhan
kewajiban yang melekat pada hibah terjadi. Perusahaan dipersyaratkan untuk membangun gudang di
IAI WEB VERSION
atas tanah tersebut dan gudang siap digunakan pada 31 Desember 20X2. Gudang akan disusutkan
selama 20 tahun dan periode pertama penyusutan adalah tahun buku 20X3. Oleh karena itu,
pendapatan ditangguhkan terkait hibah pemerintah juga akan diamortisasi selama 20 tahun dan
dimulai amortisasinya pada tahun 20X3.
Jurnal yang dibukukan PT ENL untuk mengamortisasi pendapatan ditangguhkan adalah sebagai
berikut:
31 Desember 20X3 – Amortisasi Pendapatan Ditangguhkan
Dr. Pendapatan Ditangguhkan 105.000.000
Cr. Pendapatan Hibah 105.000.000
Jurnal amortisasi pendapatan ditangguhkan di atas dibuat setiap akhir tahun selama umur manfaat
gudang (20 tahun).
5.8 ASET DARI PELANGGAN
Perusahaan di industri tertentu, seperti industri utilitas atau alih data teknologi informasi,
terkadang menerima pengalihan aset tetap dari pelanggan. Aset tersebut harus digunakan
untuk menghubungkan pelanggan atau pihak lain ke suatu jaringan dan menyediakan akses
berkelanjutan atas pasokan komoditas tertentu. Aset alihan bisa jadi sudah disediakan oleh
pelanggan, tetapi bisa juga asetnya belum tersedia. Ketika aset belum tersedia, pelanggan
membayarkan sejumlah kas kepada perusahaan untuk mengkonstruksi atau memperoleh
aset yang dibutuhkan.
Berikut adalah contoh transaksi pengalihan aset dari pelanggan. Suatu perusahaan real estat
membangun perumahan dalam area yang tidak terhubung dengan jaringan listrik. Dalam
rangka memenuhi kebutuhan akses jaringan listrik, perusahaan real estat disyaratkan untuk
mengkonstruksi gardu listrik yang kemudian dialihkan ke perusahaan listrik yang bertanggung
jawab atas transmisi listrik. Perusahaan listrik kemudian menggunakan gardu listrik tersebut
untuk menghubungkan setiap rumah dalam perumahan ke jaringan listrik. Berdasarkan
regulasi, perusahaan listrik memiliki kewajiban untuk menyediakan akses berkelanjutan
ke jaringan untuk semua pengguna jaringan listrik pada harga yang sama, terlepas apakah
mereka mengalihkan aset.
Pengalihan aset tetap dari pelanggan diatur dalam PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan
Pelanggan. Terdapat empat permasalahan terkait dengan aset dari pelanggan yang diatur
dalam PSAK 115, yaitu:
144 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 145

