Page 203 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 203
BAB 7: INSTRUMEN KEUANGAN
2. Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar (sesuai manajemen risiko atau strategi
investasi yang terdokumentasi), dan informasi dengan dasar nilai wajar tersebut disediakan
untuk personil manajemen kunci entitas.
PSAK 109 juga mengatur bahwa perubahan nilai wajar dari liabilitas keuangan yang
ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar, yang terkait dengan perubahan dalam risiko
kredit atas liabilitas disajikan dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali 1) penyajian
di penghasilan komprehensif lain mengakibatkan atau memperbesar terjadinya accounting
mismatch dalam laporan laba rugi atau 2) liabilitas tersebut merupakan komitmen pinjaman
atau kontrak jaminan keuangan.
IAI WEB VERSION
Contoh 7.4:
PT Semesta memiliki aset keuangan berupa pinjaman yang diberikan kepada nasabah, dan
mendanai pinjaman yang diberikan tersebut dengan menjual obligasi (dengan karakteristik yang
sepadan, seperti jumlah tercatat, jangka waktu, mata uang, dsb). Persyaratan kontraktual pinjaman
yang diberikan tersebut memungkinkan nasabah untuk melunasi pinjamannuya dengan membeli
obligasi tersebut dan kemudian menyerahkannya ke bank. Apabila nilai wajar dari obligasi (yang
merupakan liabilitas keuangan dari PT Semesta) turun karena risiko kredit sendiri memburuk, nilai
wajar dari aset keuangan (yaitu pinjaman yang diberikan akan turun). Apabila perubahan nilai
wajar dari obligasi tersebut disajikan dalam penghasilan komprehensif lain akan menyebabkan
accounting mismatch dalam laba rugi. Oleh karena itu, perubahan nilai wajar dari obligasi disajikan
di laba rugi dan di-offset dengan laba rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan
(pinjaman yang diberikan).
7.3. REKLASIFIKASI ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN
PSAK 109 hanya memperbolehkan reklasifikasi aset keuangan apabila terjadi perubahan
bisnis model entitas, yang mana harusnya jarang terjadi. Perubahan model bisnis tersebut
ditentukan oleh manajemen senior sebagai hasil dari perubahan eksternal atau internal dan
harus signifikan pada kegiatan operasi entitas dan dapat dibuktikan pada pihak eksternal.
Perubahan pada model bisnis entitas terjadi hanya jika entitas memulai atau berhenti untuk
melaksanakan aktivitas yang signifikan terhadap kegiatan operasinya, seperti ketika entitas
telah memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri lini bisnis.
Contoh 7.5:
PT Tera memiliki portfolio pinjaman komersial yang dimiliki untuk dijual dalam waktu dekat. PT Tera
kemudian mengakuisisi perusahaan yang mengelola pinjaman komersial dan memiliki model bisnis
yang memiliki pinjaman untuk memperoleh arus kas kontraktual. Portfolio pinjaman komersial tidak
lagi untuk dijual, dan sekarang dikelola bersama dengan pinjaman komersial yang diperoleh dan
seluruhnya dimiliki untuk memperoleh arus kas kontraktual.
Reklasifikasi juga tidak diperbolehkan untuk aset keuangan yang pada awalnya ditetapkan
untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (fair value option) dan juga untuk instrumen
ekuitas yang pada awalnya ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
194 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 195

