Page 223 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 223

BAB 7: INSTRUMEN KEUANGAN




                   Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan perusahaan menilai bahwa tingkat gagal bayar
                   historis bervariasi tergantung status jatuh tempo. Tingkat gagal bayar historis juga bervariasi
                   berdasarkan lokasi pelanggan untuk sektor makanan. Faktor ekonomi yang mempengaruhi
                   tingkat gagal bayar di kedua daerah tersebut mirip untuk sektor konstruksi dan diekspektasi
                   akan berlanjut di masa depan. Perusahaan menyimpulkan bahwa sektor konstruksi di kedua
                   lokasi tersebut dapat digabung menjadi satu.


                   Berikutnya  perusahaan  mempertimbangkan  informasi  di  masa depan, termasuk  prakiraan
                   faktor ekonomi dan melakukan penyesuaian atas tingkat gagal bayar di masa lalu. Terdapat
                   prakiraan bahwa kondisi ekonomi di masa depan yang akan lebih memburuk disbanding
                   tahun sebelumnya dan kondisi tersebut terutama akan berdampak ke sektor konstruksi dan
                       IAI WEB VERSION
                   berpengaruh minimal ke sektor makanan di Medan.


                   Berdasarkan hal tersebut, perusahaan mengestimasi tingkat tisiko gagal bayar per 31 Desember
                   20X8 sebagai berikut:
                                                          Konstruksi            Makanan            Makanan
                                                    di Jakarta dan Medan       di Jakarta          di Medan
                    Belum jatuh tempo                       2,75%                0,95%              0,30%
                    1-30 hari lewat jatuh tempo             5,80%                3,20%               2,10%
                    31-60 hari lewat jatuh tempo            8,80%                4,90%              3,00%
                    >60 hari lewat jatuh tempo              13,10%               9,00%               6,10%


                   Saldo tercatat bruto dari piutang dagang per 31 Desember 20X8 adalah sebagai berikut:

                                                  Konstruksi di Jakarta   Makanan       Makanan
                                                       dan Medan          di Jakarta    di Medan       Total
                    Belum jatuh tempo                      150.000.000    15.500.000   15.000.000   180.500.000
                    1-30 hari lewat jatuh tempo             75.000.000    12.000.000    7.500.000    27.000.000
                    31-60 hari lewat jatuh tempo            24.000.000     4.600.000    7.700.000    36.300.000
                    >60 hari lewat jatuh tempo               9.000.000     4.600.000    4.000.000     17.600.000


                   Kerugian penurunan nilai:

                                                   Konstruksi di Jakarta  Makanan di    Makanan
                                                        dan Medan           Jakarta     di Medan       Total
                    Belum jatuh tempo                          4.125.000      147.250      45.000      4.317.250
                    1-30 hari lewat jatuh tempo               4.350.000      384.000       157.500     4.891.500
                    31-60 hari lewat jatuh tempo                2.112.000    225.400       231.000     2.568.400
                    >60 hari lewat jatuh tempo                 1.179.000     414.000      244.000      1.837.000
                    Total                                                                             13.614.150


                   Model penurunan nilai umum juga tidak diterapkan untuk aset keuangan memburuk sejak
                   pengakuan awal (purchased or originated credit impaired  assets). Aset keuangan dianggap
                   memburuk sejak pengakuan awal jika terdapat bukti penurunan nilai sejak titik pengakuan
                   awal (misal, jika aset keuangan tersebut dibeli dengan harga diskonto yang sangat besar (deep
                   discount). Untuk aset keuangan tersebut, penurunan nilai ditentukan berdasarkan kerugian






 214  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  215
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228