Page 227 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 227
BAB 7: INSTRUMEN KEUANGAN
Akibat perubahan nilai tukar yang tidak menguntungkan, PT X menderita kerugian sebesar
Rp1.500.000.
Skenario B
PT X memutuskan untuk melindung nilai eksposur nilai tukar dengan memiliki kontrak forward untuk
menjual S$10.000 pada 30 Oktober 20X1. PT X juga memutuskan untuk menerapkan akuntansi
lindung nilai berdasarkan PSAK 109 (yang merupakan lindung nilai atas nilai wajar). Dengan
menggunakan kurs forward sebagai dasar pengukuran, maka jurnal yang akan dibuat oleh PT X
adalah sebagai berikut:
1 Mei 20X1
Piutang Dagang 21.000.000
Penjualan 21.000.000
IAI WEB VERSION
Tidak ada jurnal yang dibutuhkan untuk kontrak forward. Hanya memorandum yang diperlukan
untuk mencatat bahwa kontrak forward telah dimasukkan ke dalam lindung nilai atas nilai wajar.
1 Mei 20X1
Kas 20.500.000
Rugi selisih kurs 500.000
Piutang Dagang 21.000.000
Utang Forward 500.000
Untung Selisih Kurs 500.000
Kas 500.000
Utang Forward 500.000
Perhatikan bahwa dengan akuntansi lindung nilai atas nilai wajar, PT X dilindung nilai atas dari
risiko nilai tukar. Berapa pun nilai tukar yang berlaku pada 30 Oktober 20X1, penjualan ini akan
dicatat pada angka Rp21.000.000 (harga penjualan dikalikan dengan nilai tukar kontrak forward
yang telah ditetapkan sebesar S$1 = Rp 2.100), dan penerimaan kas neto adalah Rp21.000.000
(Rp20.500.000 + Rp500.000). Selain itu, kerugian nilai tukar atas piutang usaha akan saling hapus
dengan keuntungan atas kontrak forward.
Namun perhatikan bahwa terdapat biaya yang terkait dengan lindung nilai (yaitu laba yang dibuat
oleh pedagang efek nilai tukar sebesar Rp100 (Rp2.200 – Rp2.100)).
Lindung nilai atas arus kas
Lindung nilai atas arus kas adalah suatu lindung nilai terhadap eksposur variabilitas arus kas
yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang
telah diakui (misalnya seluruh atau sebagian pembayaran bunga di masa depan atas utang
dengan suku bunga variabel) atau yang kemungkinan besar terjadi (yaitu penjualan atau
pembelian di masa mendatang). Oleh karena itu, lindung nilai dilakukan untuk melindungi
entitas terhadap pengaruh yang tidak menguntungkan atas arus kas akibat adanya perubahan
dalam tingkat bunga atau nilai tukar. Contoh, entitas yang memiliki utang dengan suku bunga
variabel akan membayar bunga lebih tinggi apabila suku bunga naik.
Contoh dari lindung nilai atas arus kas antara lain:
1. Penggunaan interest rate swap untuk melindung nilai instrumen utang dengan suku bunga
variabel;
218 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 219

