Page 225 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 225
BAB 7: INSTRUMEN KEUANGAN
7.8. LINDUNG NILAI
Model akuntansi lindung nilai dalam PSAK 109 ditujukan untuk mengatasi kelemahan dalam
model lindung nilai di PSAK 239 yang dianggap terlalu kompleks, tidak mencerminkan aktivitas
manajemen risiko, serta terlalu rules-based. Dalam PSAK 109, model akuntansi lindung nilai
lebih menyelaraskan akuntansi lindung nilai dengan aktivitas manajemen risiko sehingga
dapat memberikan informasi yang lebih berguna. PSAK 109 juga lebih bersifat principle-based.
Entitas tetap dapat menggunakan pengaturan lindung nilai untuk lindung nilai atas nilai
wajar dari eksposur suku bunga dalam PSAK 239. Hal ini dikarenakan IASB memutuskan
untuk secara terpisah membahas mengenai akuntansi lindung nilai atas macro hedging (yaitu
IAI WEB VERSION
lindung nilai atas portofolio terbuka/open portfolios).
1. Item yang Dilindung Nilai
Item yang dilindung nilai dapat berupa aset atau liabilitas yang diakui, komitmen pasti
yang belum diakui, prakiraan transaksi, atau investasi neto pada kegiatan usaha luar
negeri.
Item lindung nilai dapat berupa:
a. Suatu item tunggal
b. Kelompok dari item
Item lindung nilai dapat merupakan bagian dari item atau kelompok item tersebut.
PSAK 109 memperbolehkan tambahan eksposur berikut untuk ditetapkan sebagai item
lindung nilai:
• Komponen risiko dari item non keuangan
• Posisi neto dan komponen lapisan
• Eksposur agregar (gabungan dari eksposur non derivatif dan derivatif)
Selain itu, investasi di instrumen ekuitas yang diukur menggunakan FVOCI juga dapat
ditetapkan sebagai item lindung nilai.
2. Instrumen Lindung Nilai
Kontrak dengan pihak eksternal berikut memenuhi kualifikasi sebagai instrumen lindung
nilai:
a) Semua derivatif, kecuali:
• Written options yang tidak ditetapkan sebagai offsets atas purchased options
• Derivatif melekat dalam kontrak campuran yang tidak diperlakukan secara terpisah
b) Aset keuangan atau liabilitas keuangan non derivatif yang diukur pada nilai wajar
pada laba rugi, kecuali:
• Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar pada laba rugi yang mana jumlah
dari perubahan nilai wajar akibat perubahan risiko kredit disajikan di penghasilan
komprehensif lain
c) Untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing, komponen risiko mata uang asing
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan non derivatif, kecuali:
• Investasi di instrumen ekuitas yang entitas memilih untuk mengukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI).
216 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 217

