Page 226 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 226
PELAPORAN KORPORAT
3. Jenis Lindung Nilai
Tiga jenis lindung nilai:
1. Lindung nilai atas nilai wajar (fair value hedge)
2. Lindung nilai arus kas (cash flow hedge)
3. Lindung nilai atas investasi neto di operasi luar negeri (hadge of net investment in
foreign operation)
Lindung nilai atas nilai wajar
Lindung nilai atas nilai wajar adalah suatu lindung nilai terhadap eksposur perubahan nilai
wajar aset atau liabilitas yang telah diakui atau komitmen pasti yang belum diakui, atau bagian
IAI WEB VERSION
yang telah diidentifikasi dari aset, liabilitas, atau komitmen pasti, yang dapat diatribusikan
pada risiko tertentu dan dapat mempengaruhi laba rugi.
Berikut ini adalah perlakuan akuntansi untuk lindung nilai atas nilai wajar:
• Keuntungan atau kerugian yang berasal dari pengukuran kembali instrumen lindung nilai
pada nilai wajar harus diakui secara langsung dalam laporan laba rugi; dan
• Keuntungan atau kerugian atas item yang dilindung nilai yang dapat diatribusikan pada
risiko yang dilindung nilai harus menyesuaikan nilai tercatat item yang dilindung nilai
dan diakui secara langsung dalam laporan laba rugi.
Penerapan lindung nilai atas nilai wajar dihentikan apabila instrumen lindung nilai kedaluwarsa,
dihentikan, dijual atau dilaksanakan, penetapannya dibatalkan, atau ketika lindung nilai tidak
lagi efektif. Dalam kasus ini, setiap penyesuaian terhadap nilai tercatat instrumen keuangan
(berupa interest-bearing financial instrument) yang dilindung nilai yang dihitung menggunakan
metode suku bunga efektif diamortisasi pada laba rugi sehingga pada saat jatuh tempo, nilai
penyesuaian ini habis teramortisasi.
Contoh 7.16:
Pada tanggal 1 Mei 20X1, PT X, yang memiliki mata uang fungsional rupiah dan memiliki tanggal
pelaporan 31 Desember, menjual barang kepada PT Y, yang memiliki mata uang fungsional dollar
singapura, dengan tagihan sebesar S$10.000 pada 30 Oktober 20X1. Nilai tukar antara S$ dan Rp
pada tanggal-tanggal terkait adalah:
Tanggal Kurs spot Kurs forward (6 bulan)
1 Mei 20X1 S$1 = Rp2.200 S$1 = Rp2.100
30 Oktober 20X1 S$1 = Rp2.050 -
Skenario A
PT X memutuskan untuk tidak melindung nilai eksposur nilai tukar. Jurnal yang akan dibuat oleh
PT X adalah sebagai berikut:
1 Mei 20X1
Piutang Dagang 22.000.000
Penjualan 22.000.000
30 Oktober 20X1
Kas 20.500.000
Rugi/selisih kurs 1.500.000
Piutang dagang 22.000.000
218 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 219

