Page 51 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 51

SISTEM INFORMASI
                 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                                                                                                                                   BAB 3: ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)



                 3.  Tahap 3 –  Acquisition and Development (berada diantara tahap  Analysis Design dan
                     Implementation)

                     Pada tahap ini, semua hasil dari analisis gap yang telah dibuat pada tahapan sebelumnya
                     harus dieksekusi. Diantaranya adalah customize komponen teknikal dan user interface software
                     ERP, penambahan syarat-syarat tambahan dan data pada tabel-tabel dalam database serta
                     pembentukan laporan yang berkaitan dengan sistem ERP. Tim teknikal pada tahap ini akan
                     berkutat dengan instalasi software ERP, sedang disisi lain, tim manajemen perubahan bekerja
                     bersama dengan  end user akan mengimplementasikan perubahan pada proses bisnis dan
                     melakukan pelatihan awal menggunakan prototype yang telah dibuat di tahapan selanjutnya.
                     Tim  data  akan  melakukan  migrasi  data  dari  sistem  lama  ke  sistem  baru  berbasis  ERP  ini.
                     IAI WEB VERSION
                     Akhir tahap ini ditandai dengan mengonfigurasi keamanan dan mengimplementasikan aturan
                     authentication dan otorisasi untuk mengakses sistem ERP ini.
                 4.  Tahap 4 – Implementation

                     Pada tahap ini, software ERP akan terinstall dan dapat digunakan oleh end user. End user
                     akan mencoba software ERP tersebut sekaligus mengujinya. Pengujian ini dilakukan dengan
                     harapan bahwa jika ada error pada software ERP tersebut maka dapat langsung diperbaiki.
                     Pada tahap ini, juga dilakukan konversi dari sistem lama ke sistem baru berbasis ERP. Ada
                     4 metode konversi yang dapat digunakan yakni sebagai berikut:
                     a.  Phased, adalah metode dimana konversi dari sistem lama ke sistem baru berbasis
                        ERP dilakukan secara bertahap, misal per modul.
                     b.  Pilot, adalah metode konversi dimana menerapkan terlebih dahulu bagian tertentu
                        dari sistem baru berbasis ERP untuk memastikan sistem baru tersebut dapat berjalan
                        sesuai harapan.
                     c.  Parallel, adalah metode konversi dimana sistem lama dan sistem baru berbasis ERP
                        diterapkan bersamaan. Setelah memastikan sistem baru berbasis ERP berjalan dengan
                        lancar, barulah sistem lama dihentikan dan benar-benar digantikan sepenuhnya
                        dengan sistem baru. Metode ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian akibat
                        kegagalan penerapan sistem ERP yang kompleks.
                     d.  Direct Cutover atau Big Bang, adalah metode konversi dimana langsung menghentikan
                        sistem lama dan menggantikannya dengan sistem baru berbasis ERP. Metode ini paling
                        berisiko menyebabkan kegagalan penerapan sistem ERP yang kompleks tetapi paling
                        murah dari segi biaya.


                     Setelah sistem baru diterapkan, pada tahap ini juga harus dilakukan pelatihan penggunaan
                     sistem ini untuk end user yang terkait.
                 5.  Tahap 5 – Operation

                     Pada tahapan ini, tim implementasi akan beralih fungsi menjadi tim support untuk
                     membantu end user dan tim operasional yang mengalami kesulitan dan membutuhkan
                     bantuan dalam penggunaan sistem ERP ini (dapat dikatakan sebagai help desk). Tim support
                     harus juga berperan untuk memberikan pelatihan kepada end user secara berkelanjutan
                     selama proses operasional penggunaan sistem ini.











                 42                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        43
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56