Berita IAI

Contoh Ilustratif Pelaporan Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan

05 November 2026 - Siaran Pers


Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat memengaruhi kegiatan usaha, kondisi keuangan, dan prospek entitas. Dampak tersebut dapat berbeda antara entitas yang memiliki kewajiban pemulihan dan entitas lain yang kegiatan usahanya terganggu akibat kebakaran atau asap.

Untuk membantu penyusun laporan dan pemangku kepentingan memahami pertimbangan pelaporan yang relevan, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyajikan dua contoh ilustratif mengenai penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia dan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK). Contoh yang dimuat menunjukkan bagaimana informasi dalam laporan keuangan dan pengungkapan keberlanjutan dapat saling melengkapi dalam menjelaskan dampak dan risiko karhutla.

Contoh tersebut menggunakan fakta, keadaan, asumsi, dan angka hipotetis untuk membantu pembaca memahami penerapan persyaratan yang relevan dalam SAK Indonesia dan SPK. Contoh tersebut tidak mencakup seluruh fakta dan keadaan yang mungkin dihadapi entitas serta tidak dimaksudkan untuk menetapkan persyaratan baru.

Kesimpulan dalam setiap contoh didasarkan pada pola fakta yang dijelaskan dan tidak serta-merta berlaku bagi entitas lain. Dalam menyusun laporan keuangan dan pengungkapan keberlanjutan, entitas perlu menggunakan pertimbangan berdasarkan fakta dan keadaannya sendiri, termasuk dalam menilai materialitas, serta menerapkan seluruh persyaratan yang relevan dalam standar yang berlaku.

Lampiran: