Navigate to:
19 Januari 2026 - Siaran Pers
Jakarta, 20 Januari 2026 — Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Outlook Ekonomi dan Perpajakan Indonesia 2026: Tata Kelola dan Implikasi bagi Dunia Usaha” di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/1). Kegiatan ini merupakan program kerja Kompartemen Akuntan Sektor Bisnis (KASB) dan Kompartemen Akuntan Perpajakan (KAPj) IAI yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia.
Seminar ini digelar untuk merespons dinamika ekonomi global dan domestik yang semakin kompleks, penyesuaian kebijakan fiskal, serta transformasi sistem perpajakan nasional yang berdampak langsung pada tata kelola dan strategi dunia usaha. Melalui forum ini, IAI menegaskan perannya sebagai asosiasi profesi akuntan yang mendukung program pemerintah di bidang perpajakan dengan mendorong kepatuhan sukarela, transparansi, dan keberlanjutan.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–17.00 WIB ini menghadirkan pembuat kebijakan, ekonom, dan praktisi korporasi. Hadir sebagai narasumber Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, yang akan menyampaikan arah kebijakan dan administrasi perpajakan 2026, termasuk penguatan basis pajak, kepastian hukum, serta implementasi sistem Coretax dan integrasinya dengan Customs–Excise Information System and Automation (CEISA) pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Integrasi CEISA dan sistem Coretax merupakan koneksi sistem antarotoritas untuk otomatisasi dan sinkronisasi data transaksi kepabeanan dan perpajakan. Integrasi ini memungkinkan proses pembuatan faktur pajak menjadi lebih cepat, transparan, dan akurat secara real-time. Dengan adanya integrasi ini, pengusaha memiliki peluang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas tata kelola melalui penyesuaian sistem dan proses bisnis yang selaras dengan modernisasi administrasi perpajakan.
Dari perspektif makro, Fithra Faisal Hastiadi, Senior Macro Strategist PT Samuel Sekuritas Indonesia, memaparkan outlook ekonomi global dan nasional 2026, tantangan yang dihadapi, serta peluang strategis bagi dunia usaha. Sementara itu, perspektif korporasi disampaikan oleh Ivan Budiarnawan, Senior Chief Group Tax PT Astra International Tbk, yang mengulas tata kelola dan strategi perpajakan perusahaan dalam merespons dinamika kebijakan.
Ketua KAPj IAI Prof. John Hutagaol menegaskan bahwa kebijakan perpajakan merupakan kontrak sosial yang mencerminkan hubungan kepercayaan antara negara dan dunia usaha. “Outlook perpajakan 2026 menunjukkan penekanan pada integrasi data, pengawasan berbasis risiko, serta keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan daya saing dunia usaha. Peran akuntan perpajakan menjadi semakin krusial untuk membantu manajemen mengambil keputusan yang prudent, patuh, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KASB IAI I Gede Nyoman Yetna menilai seminar ini relevan dengan kebutuhan pimpinan perusahaan dan pasar modal. “Isu ekonomi, bisnis, dan perpajakan tidak lagi dapat dipisahkan dalam praktik tata kelola korporasi modern. Forum ini dirancang berbasis kebutuhan CEO dan CFO agar pengambilan keputusan strategis, manajemen risiko, dan kepercayaan investor dapat diperkuat secara nyata,” katanya.
Seminar ini diikuti oleh CEO/CFO perusahaan tercatat, akuntan profesional, praktisi, pemangku kepentingan, dan publik, serta disiarkan langsung melalui YouTube IAI https://bit.ly/iaitaxoutlook26 untuk memperluas akses dan dampak diskusi. Melalui kegiatan ini, IAI berharap terbangun dialog strategis yang konstruktif antara pembuat kebijakan, dunia usaha, dan profesi akuntan guna memperkuat tata kelola korporasi dan sistem perpajakan nasional yang kredibel serta berorientasi jangka panjang.
link pendaftaran: bit.ly/outlookp201
Lampiran: IAI Ajak Pengusaha Bersiap Hadapi Arah Baru Ekonomi dan Pajak
Tentang IAI
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah organisasi profesi akuntan yang menaungi seluruh akuntan di Indonesia yang tersebar di 34 provinsi. IAI merupakan anggota dan pendiri International Federation of Accountants (IFAC) dan ASEAN Federation of Accountants (AFA), serta associate member Chartered Accountants Worldwide (CAW).
Untuk menjaga integritas dan profesionalisme akuntan Indonesia, IAI menerbitkan Kode Etik Akuntan Indonesia. Sebagai standard setter, IAI menyusun dan menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut tentang IAI, kunjungi www.iaiglobal.or.id, atau email ke iai-info@iaiglobal.or.id
WA Official IAI: +628 111 055 141