Navigate to:
16 Juli 2025 - Siaran Pers
Di tengah gelombang perubahan global—dari tekanan inflasi, ketidakpastian geopolitik, hingga disrupsi digital—profesi akuntansi berada dalam fase transformasi yang menentukan arah masa depannya. Tantangan-tantangan global tersebut tidak hanya mengubah wajah dunia usaha, tetapi juga menuntut pembaruan dalam kompetensi dan peran akuntan masa depan. Menjawab realitas ini, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) kembali menyelenggarakan seminar daslam rangka Aspiring Professional Accountants Festival (APAFest) 2025, dengan tema “Future-Ready Accountants: Navigating Global Challenges.”
Bertempat di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dan diselenggarakan secara hybrid, seminar ini menghadirkan tokoh-tokoh penting dalam profesi akuntansi nasional dan global. Salah satu momen paling istimewa adalah kehadiran langsung Presiden International Federation of Accountants (IFAC), Jean Bouquot, yang memberikan orasi kunci mengenai pentingnya kesiapan akuntan menghadapi perubahan global yang cepat dan kompleks.
Melalui sesi ini, para mahasiswa akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia memperoleh wawasan langsung mengenai arah masa depan profesi: dari tantangan pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting), perkembangan regulasi internasional, hingga digitalisasi keuangan. Di tengah perubahan tersebut, akuntan tetap menjadi profesi yang sangat diminati, dengan peran penting dalam manajemen strategi bisnis, kepatuhan, dan tata kelola yang transparan.
Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Ardan Adiperdana menegaskan pentingnya membentuk komunitas akuntan muda yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki pola pikir global, etika yang kuat, dan semangat kepemimpinan. Sementara itu, Sophia Wattimena, Ketua Dewan Audit merangkap anggota Dewan Komisioner OJK, mendorong pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme sebagai fondasi utama profesi.
Turut hadir dalam sesi panel adalah Prof. Sidharta Utama (Anggota DPN IAI/IFAC Board Member), Prof. Lindawati Gani (Anggota DPN IAI/Member of Professional Accountants in Business Advisory Group IFAC), serta Buntoro Rianto (Partner PwC/Dewan Konsultatif KASB IAI), yang berbagi pengalaman seputar kepemimpinan etis, keterampilan yang dibutuhkan di era digital, dan bagaimana mahasiswa dapat mengambil peran dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Diskusi dipandu oleh Fathi Umar, mahasiswa Universitas Indonesia dan peraih Best Speaker IAI APAChamp 2024.
Selain menginspirasi, APAFest 2025 juga menyoroti pentingnya Chartered Accountant (CA) sebagai sertifikasi profesional yang menjadi tanda kompetensi tertinggi dalam akuntansi di Indonesia. CA tidak hanya meningkatkan peluang karier secara signifikan, tetapi juga menjadi paspor menuju peran strategis di tingkat nasional dan internasional. Dalam konteks pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin terkoneksi secara global, kehadiran akuntan yang bersertifikasi dan berintegritas menjadi sangat krusial.
Melalui APAFest, IAI menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda akuntan yang adaptif, berwawasan global, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Tentang IAI
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah organisasi profesi akuntan yang menaungi seluruh akuntan di Indonesia yang tersebar di 34 provinsi. IAI merupakan anggota dan pendiri International Federation of Accountants (IFAC) dan ASEAN Federation of Accountants (AFA), serta associate member Chartered Accountants Worldwide (CAW).
Untuk menjaga integritas dan profesionalisme akuntan Indonesia, IAI menerbitkan Kode Etik Akuntan Indonesia. Sebagai standard setter, IAI menyusun dan menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut tentang IAI, kunjungi www.iaiglobal.or.id, atau email ke iai-info@iaiglobal.or.id
WA Official IAI: +628 111 055 141