Komite Etika


Emil Bachtiar

Ketua

Emil Bachtiar, adalah Ketua Komite Etika IAI sejak tahun 2015. Saat ini beliau dosen di departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Beliau pernah menjadi anggota Tim Persiapan UI BHMN (1999-2001), Sekretaris Program Magister Manajemen Universitas Indonesa (2000-2005), anggota Senat Akademik Universitas (2012-2013), Sekretaris Senat Akademik Universitas Indonesia (2012-2013), dan anggota Tim Assurance of Learning (AoL) FEB UI sejak tahun 2015. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Audit PT Ekadharma International.

Beliau menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Indonesia tahun 1987, pendidikan S2 di bidang akuntansi manajemen di University of New South Wales tahun 1991, dan pendidikan S3 di Universitas Indonesia pada tahun 2019.


Akhsanul Khaq

Anggota
Akhsanul Khaq adalah anggota Komite Etika IAI sejak tahun 2019. Saat ini beliau menjabat sebagai Auditor Utama Keuangan Negara V di BPK RI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Auditorat di Departemen Audit Keuangan (2015), Kepala Auditorat di Departemen Audit Infrastruktur (2015). Beliau menyelesaikan pendidikan Diploma di STAN tahun 1988, memperoleh gelar Master of Business Administration di Monash University tahun 2000, menyelesaikan program Doktoral dari YAI tahun 2020, memperoleh Certified Management Accounting (CIMA) dari Monash University dan ICMA Australia tahun 2000, memperoleh Certified Fraud Examiner dari ACFE tahun 2007.

Linus M Setiadi

Anggota
Linus M Setiadi, adalah anggota Komite Etika IAI sejak tahun 2015. Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur KS Drilling Indonesia. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Country Director KS Drilling (Atlantic Oilfied Services, Petro Papua Energi, Java Star Rig, KS Drilling Indonesia), General Manager di Joint Operations Pertamina Drilling Services Indonesia Atlantic Oilfield Services (2011-2013), Vice President Commercial and Marketing di Pertamina Drilling Services Indonesia (2011-2013), Direktur di Paradigma Consulting Group (2010-2011). Sebelum itu beliau bergabung di beberapa perusahaan yaitu Century Resources, Rio Tinto Indonesia, dan Arthur Andersen/SGV Prasetio Utomo. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di Universitas Katolik Parahyangan Bandung tahun 1990, memperoleh gelar Master of Business Administration dari Monash University tahun 2003.

Doddy Setiadi

Anggota
Doddy Setiadi, adalah anggota Komite Etika IAI sejak tahun 2019. Beliau saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Infomatika. Selain itu beliau juga menjabat sebagai Anggota Komite Kerja Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (Komja KSAP). Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Pengawasan Lembaga Pemerinth Bidang Pertahanan dan Keamanan pada Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan BPKP tahun 2017, Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Timur tahun 2016, Direktur Wilayah 1 Deputi Keuangan Daerah BPKP pada tahun 2014. Beliau menyelesaikan pendidikan DIII Akuntansi dari STAN pada tahun 1984, menyelesaikan pendidikan DIV Akuntansi dari STAN pada tahun 1992 dan meyelesaikan program Magistem Manajemen dari Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi IPWI tahun 1997

Michell Suharli

Anggota

Michell Suherli adalah anggota Komite Etika sejak tahun 2020 Beliau dikenal sebagai akuntan publik profesional KAP Suharli, Sugiharto & Rekan dengan jabatan CEO SW Indonesia sejak tahun 2020. Sebelumnya beliau merupakan Deputy Managing Partner BDO Indonesia pada tahun 2017-2020 dan Senior Partner PKF Indonesia tahun 2015-2017. Di bidang korporasi, pada Bulan Januari 2022 beliau tercatat sebagai anggota Komite Audit pada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

Beliau dianugerahi "Asia's Most Admirable Young Leaders 2021" dalam penghargaan internasional ACES Award. Penghargaan itu diperoleh dari jejak rekam kepemimpinan di organisasi profesi, hobi, komunitas, firma audit dan korporasi, baik level nasional maupun internasional.

Beliau juga pernah menjadi pengajar program magister (S2) dan sarjana (S1) selama 15 tahun di berbagai universitas terkemuka di bidang akuntansi keuangan. Beliau menyelesaikan Pendidikan S1 Ekonomi Akuntansi pada Oktober 2000 di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta, dan meraih gelar Master of Science untuk program studi Magister Akuntansi pada tahun 2004 di Universitas Trisakti di Jakarta.


Sahat P. Simarmata

Anggota

Sahat merupakan Anggota Komite Etike IAI sejak tahun 2020. Beliau sebelumnya aktif sebagai pengurus Kompartemen Akuntan Perpajakan (KAPj) IAI semenjak tahun 2014.

Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan & Administrasi PT. Transportasi Gas Indonesia sejak tahun 2021, dimana sebelumnya menduduki posisi serupa di PT.

PGN LNG Indonesia (2018-2021) dan PT Kalimantan Jawa Gas (2017) dan sebagai Group Head Accounting & Tax di PT Perusahaan Gas Negara Tbk, (2013-2016).

Beliau menempuh pendidikan akademik dan meraih gelar sarjana ekonomi jurusan akuntansi di STIE YAI (1996) dan gelar magister manajemen bidang keuangan & perbankan dengan predikat cum laude dari Universitas Trisakti (2005). Dalam bidang profesi akuntansi, beliau menempuh pendidikan asisten akuntan di STAN (1995) dan pendidikan akuntan di Universitas Indonesia (2012).


Tri Juwono

Anggota

Tri Juwono merupakan Anggota Komite Etike IAI sejak tahun 2020. Beliau selama ini aktif selaku pengurus IAI Wilayah Jawa Timur bidang Akuntan Kantor Jasa Akuntan (KJA). Saat ini menjabat sebagai Pimpinan Kantor Jasa Akuntan (KJA) PT. Mitra Manajemen Internasional yang berdomisili di Surabaya sejak tahun 2014. Aktif sebagai dosen tidak tetap di FEB Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSA) Surabaya sejak 2014, dan menjadi dosen tidak tetap Departemen Akuntansi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sejak tahun 2009. Menduduki berbagai jabatan di PT. Perkebunan Nusantara XI selama 26 tahun sejak 1984 hingga 2010.

Meraih gelar sarjana jurusan Akuntansi pada tahun 1983 dari Universitas Airlangga, dan kemudian lulus program Magister Akuntansi tahun 2008 pada almamater yang sama.